Semua pecinta lari di Indonesia pasti sangat mengenal IndoRunners. Berdiri sejak tahun 2009, Indorunners adalah pelopor utama yang menyebarkan virus lari di tengah masyarakat Indonesia, khususnya di ibukota Jakarta.

Dengan tagline “mari lari”, anggota IndoRunners tersebar ke seluruh pelosok Indonesia, bahkan sampai ke luar negeri. Di jejaring sosial media, total jumlah anggota IndoRunners sudah mencapai sekitar 40.000 pelari, dari pelari tingkat pemula hingga pelari yang sudah serius menekuni olahraga ini.

Berawal dari kegiatan Thursday Night Run di kawasan Senayan, IndoRunners berperan besar dalam mempopulerkan olahraga lari sebagai olahraga yang menyenangkan, mudah dilakukan dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia.

Lari tidak saja menjadi kegiatan yang menyenangkan dan menyehatkan, juga menjadi altenatif untuk menjauhkan diri dari kejenuhan, khususnya bagi masyarakat di kota besar.

Gerakan perubahan

IndoRunners dengan cepat juga mereposisi diri, tidak hanya berbentuk komunitas namun berubah menjadi suatu gerakan perubahan.

“Tujuan IndoRunners bukan untuk mengumpulkan anggota sebanyak mungkin, melainkan menjadi suatu gerakan untuk menyebarkan virus lari ke seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” tukas Yasha Chatab, salah satu pendiri IndoRunners. “Harapan kami adalah lari dapat menjadi bagian dari gaya hidup, bukan hanya menjadi trend belaka,” tambahnya.

Beberapa kegiatan IndoRunners saat ini

IndoRunners memiliki beberapa kegiatan atau program untuk para anggotanya, dari program latihan bersama sampai dengan berlari untuk tujuan sosial.

Open Training Program (OTP)

OTP adalah program latihan rutin IndoRunners dengan jadwal tetap setiap minggunya. Ada empat kali latihan bersama yang bisa diikuti dengan beberapa variasi latihan.

Berikut jadwal OTP untuk IndoRunners Jakarta:

  • Selasa (19.00): Interval
  • Kamis (19.00): Thursday Night Run
  • Jumat (19.00): Strength training (upper body training)
  • Minggu (06.00): Sunday Morning Training Run

Runiversity

IndoRunners Runiversity adalah program yang dirancang khusus untuk mempersiapkan diri menghadapi sebuah event lari tertentu.

Program ini diciptakan di awal 2015 seiring dengan penyebaran virus lari yang sudah sangat baik.

Kemudian komunitas cabang dan afiliasi IndoRunners sudah semakin banyak tersebar di seluruh Indonesia, ditambah lagi dengan munculnya banyak komunitas lari dengan tujuan yang berbeda-beda.

Kuatir dengan keberlanjutan trend lari di Indonesia yang bisa saja diakibatkan karena faktor latah, sehingga membuat pelari menjadi bosan ataupun tidak mempersiapkan diri dengan baik saat ingin mengikuti race, maka IndoRunners mencoba untuk membuat sebuah “training culture” di atara pelari.

Inilah cikal bakal lahirnya program IndoRunners Runiversity yang saat ini sudah berjalan dalam beberapa batch. Masing-masing batch memiliki nama unik dengan tujuan mengikuti race tertentu.

  • First Class (Nutrilite Run 2015)
  • Part Deux (Bali Marathon 2015)
  • Third Wave (Jakarta Marathon 2015)
  • Number Four (Bali Marathon 2016)
  • V (Jakarta Marathon 2016)
  • Sixers (Bali Marathon 2017)
  • Runi Fit (kerjasama dengan Fitness First)
  • The Prambanan Project (kerjasama dengan Pocari Sweat untuk Jogja Marathon 2016)
  • Runi Warriors (Mud Warriors 2017)
  • Runi OTP JPX (open training program Jakarta Project X, Jakarta Marathon 2017)

Setiap batch dibuat dengan program pelatihan khusus, dilatih oleh pelatih professional ataupun alumni Runi dari batch sebelumnya.

“Latihan di Runiversity lebih fokus dan setiap perkembangan dicatat oleh pelatih. Ada juga PR harian untuk meningkatkan kemampuan bagi setiap peserta,” kata Andi Ayu, salah satu “ranger” IndoRunners.

Durasi latihan sekitar 3 bulan, dengan ada tantangan-tantangan yang harus dicapai oleh masing-masing peserta sesuai dengan kemampuannya. Untuk mengikuti Runiversity ini ada biaya komitmen sebesar Rp 300.000 yang akan dikembalikan di akhir program.

Program Runiversity terbaru dan sedang berjalan adalah Trailblazers, dirancang untuk menghadapi Tahura Trail Runing Race 2018 tanggal 20 Januari 2018 nanti (khusus kategori Half dan Full Marathon).

IndoRunners Trailblazers adalah program perdana Runiversity untuk trail running. Program ini adalah hasil kerjasama dengan FAST (Fandi Achmad Scholl of Trail) dan akan berlangsung selama kurang lebih 10 minggu.

Lari Untuk Amal Sosial

Selain bertujuan untuk menyebarkan virus lari, IndoRunners tidak lupa melakukan kegiatan yang bertujuan sosial. Lari Untuk Amal Sosial atau LUAS adalah divisi khusus di IndoRunners yang merupakan inisiatif dan diasuh oleh Holip Soekawan.

Bentuknya sederhana. Setiap pelari yang berperan serta akan dicatat dan diukur jumlah kilometer yang ditempuh, baik dalam latihan sehari-hari maupun dari race yang diikuti. Hasilnya kemudian ditukar dengan dana sumbangan CSR dari perusahaan-perusahaan.

Bergabung bersama IndoRunners

Tidak ada syarat khusus untuk bergabung bersama IndoRunners. Semua pecinta olahraga lari, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman, dapat bergabung dan berlatih bersama.

Cukup datang ke tempat latihan IndoRunners di masing-masing kota untuk bergabung bersama dalam gerakan menyebarkan virus lari ke seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Sukses selalu, IndoRunners!

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *