Pliometrik merupakan jenis olahraga yang bisa membakar kalori lebih banyak sekaligus melatih kelincahan tubuh.

Latihan pliometrik adalah jenis olahraga yang mengharuskan Anda untuk melompat atau bergerak aktif. Olahraga ini bisa dilakukan tanpa atau dengan alat bantu, misalnya melompat ke atas kotak atau box, lompat tali, squatting sambil memegang bola, dan sebagainya.

Karena pliometrik didominasi oleh gerakan melompat yang berulang-ulang, maka tubuh Anda akan banyak menumpu pada kekuatan kaki. Gerakan ini bermanfaat untuk meningkatkan refleks peregangan pada kaki Anda.

Setiap kali Anda mendarat dari melompat, otot-otot paha akan meregang dan kemudian berkontraksi lagi untuk lompatan berikutnya. Akibatnya, lompatan yang kedua dan seterusnya akan jauh lebih tinggi dan lebih kuat.

Sama seperti jenis olahraga lainnya, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum melakukan latihan pliometrik.

Ingat, latihan ini termasuk olahraga intensitas tinggi yang sangat rentan dengan risiko cedera. Nah, agar terhindar dari risiko cedera, perhatikan 4 tips berikut seperti dilansir Hellosehat:

1. Pemanasan

Hal pertama yang harus Anda lakukan sebelum olahraga pliometrik adalah pemanasan setidaknya lima menit. Tujuannya adalah untuk memanaskan dan mempersiapkan tubuh Anda sebelum mulai olahraga.

2. Pakai perlengkapan olahraga

Pastikan Anda sudah memakai perlengkapan olahraga yang tepat, di antaranya kaus kaki dan sepatu olahraga yang nyaman. Tidak hanya membuat olahraga jadi lebih nyaman, hal ini juga dapat membantu mengurangi risiko cedera saat olahraga.

Pilihlah permukaan yang tidak terlalu keras untuk melakukan pliometrik, misalnya lantai kayu, lantai gym, atau jogging track daripada di atas permukaan beton.

3. Perhatikan kaki Anda saat mendarat

Ingat, olahraga pliometrik termasuk jenis olahraga intensitas tinggi. Maka itu, Anda harus melakukannya dengan hati-hati supaya tidak cedera.

Saat Anda melompat, perhatikan bagian kaki Anda saat mendarat. Hindari menghentakkan kaki dengan keras saat menyentuh tanah. Usahakan jari-jari kaki Anda yang menyentuh tanah terlebih dahulu secara hati-hati, kemudian langsung diikuti dengan tumit.

Agar tidak bingung, Anda bisa latihan dulu dengan lompatan-lompatan ringan. Jika tekniknya sudah benar, Anda baru boleh mencoba latihan pliometrik dengan bantuan personal trainer.

4. Konsisten dengan waktu olahraga

Jangan tunggu sampai tubuh Anda kelelahan dulu baru memutuskan untuk berhenti olahraga pliometrik. Justru, Anda tetap harus konsisten dengan waktu olahraga. Jadi, kalau olahraga pliometrik sudah dilakukan selama 15 menit namun tubuh Anda masih terasa bugar, tetap hentikan latihan ini dan segera istirahat.

Contohnya begini. Setelah melakukan pemanasan selama 5 menit, lakukan jogging selama 5 menit. Mulai lakukan pliometrik dengan melompat ke atas box selama 1 menit, kemudian jogging lagi selama 5 menit untuk merilekskan tubuh Anda.

Setelah itu, beri sedikit jeda untuk menarik napas dan menjaga keseimbangan tubuh Anda sebelum mulai latihan lagi.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *