Bugaraga – Tubuh manusia tak pernah “bohong”. Selalu ada “maksud” yang disampaikan dari tiap gejala yang dialami. Saat tubuh merasa lelah, berarti tubuh sedang memberi sinyal agar Anda beristirahat.

Demikian halnya, saat Anda terlalu banyak mager. Jangan anggap sepele setiap sinyal yang diberikan tubuh. Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati, berikut 7 tanda jika Anda kurang olahraga.

  1. Nyeri dan pegal di sekujur tubuh

Pernahkah Anda merasakan bahu, punggung, lutut, leher tiba-tiba terasa sakit saat bangun pagi? Padahal Anda tak melakukan aktivitas berat sebelumnya. Ternyata nyeri dan pegal merupakan “alarm” yang diberikan tubuh, yang menandakan Anda kurang olahraga.

Melakukan peregangan singkat bisa membuat otot tubuh lebih rileks dan rasa nyeri berkurang.

  1. Napas terengah-engah saat naik tangga atau berjalan kaki

Jika Anda terbiasa menggunakan lift dan juga naik kendaraan, cobalah sesekali naik tangga atau berjalan kaki. Cobalah untuk menempuh anak tangga sebanyak 2 lantai, atau berjalan sejauh 1 kilometer.

Jika di tengah jalan, Anda merasakan napas mulai terengah-engah, ada baiknya Anda segera membuat jadwal untuk segera berolahraga, yang membuat peredaran darah Anda menjadi lancar, serta membantu menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh.

Pasalnya, saat melakukan aktivitas fisik yang berat, denyut nadi bertambah cepat, sehingga kebutuhan tubuh akan oksigen juga meningkat. Napas yang terengah-engah menandakan tubuh Anda kekurangan oksigen.

  1. Sulit fokus

Olahraga secara rutin selain baik untuk daya tahan tubuh, juga membantu melancarkan peredaran darah serta oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke otak.

Suplai oksigen yang cukup akan membuat otak bisa melakukan fungsinya dengan baik, dalam mengakses informasi, serta memecahkan masalah.

  1. Sering terkena flu

Sumber: American College of Allergy, Asthma, and Immunology

Penyakit flu merupakan penyakit musiman, yang bisa menyerang seseorang beberapa kali dalam setahun, serta menyerang saat kondisi imunitas tubuh sedang lemah. Rutin berolahraga akan membantu memperbaiki kerja sistem limfatik, sehingga kadar leukosit yang menjadi benteng pertahanan tubuh juga akan meningkat.

  1. Gangguan percernaan

Tak hanya meningkatkan sistem kekebalan tubuh, aktif bergerak juga membantu meredakan gangguan pencernaan atau konstipasi.

Ketika Anda kurang olahraga, maka sistem metabolisme tubuh juga ikut melambat, sehingga sistem pencernaan jadi tak lancar, dan seringkali konsumsi makanan tinggi serat saja tak cukup jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik.

  1. Stress berkepanjangan

Rutin berolahraga dapat meningkatkan kadar hormon endorfin dalam tubuh, yang membantu meningkatkan mood Anda. Jika belakangan ini, Anda merasa stress, takut, cemas berlebihan, bisa jadi hal-hal tersebut adalah pertanda jika Anda kurang olahraga.

Inilah yang menjadi alasan, munculnya perasaan lega dan bahagia setelah selesai melakukan aktifitas fisik.

  1. Lapar mata

Sumber: New Scientist

Banyak orang beranggapan dengan mengurangi aktivitas fisik, maka nafsu makan juga berkurang. Padahal, dengan melakukan olahraga secara teratur, maka produksi hormon ghrelin akan menurun. Hormon inilah yang berfungsi untuk mengatur sensor lapar.

 

Semoga bermanfaat.

 

Photo credit: Valley Sleep Center

Rahajeng Kurniawati
A lifelong learner who loves to run and travel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *