Olahraga intensitas tinggi adalah latihan yang sedang tren dalam dunia kebugaran. Pada latihan ini tubuh dibuat sampai titik benar-benar kelelahan, cukup keras hingga Anda tidak bisa berbicara saat latihan karena akan luar biasa ngos-ngosan.

Maka itu diperlukan persiapan dengan energi tubuh yang optimal sebelumnya agar tidak membahayakan atau merugikan.

Menurut dr. Javaid Shah, seorang dokter spesialis di Dubai seperti dilansir Hellosehat.com, olahraga sangat penting saat puasa, tapi olahraga intensitas tinggi saat puasa tidak dianjurkan. Apalagi jika dilakukan sebelum berbuka puasa.

Latihan yang berat akan menguras gula darah di dalam tubuh semakin cepat. Ketika gula darah menurun dan semakin sedikit, ini akan memengaruhi berbagai sistem di dalam tubuh.

Sistem saraf adalah salah satu sistem yang sangat sensitif terhadap perubahan gula darah. Efek neurologis pertama yang akan terjadi adalah gemetar, linglung, dan kelelahan yang sangat berat.

Jika itu sudah terjadi, ini menandakan bahwa gula darah Anda benar-benar sudah rendah dan Anda perlu mengurangi intensitas latihan atau bahkan berhenti, dan mengonsumsi makanan dan minuman untuk mengisi kembali energi tubuh.

Gula darah yang rendah setelah melakukan olahraga juga dapat mengganggu kondisi sistem pencernaan. Awalnya mungkin Anda merasa sangat lapar saat olahraga, tetapi karena gula darah semakin rendah karena beban yang berat, Anda akan mengalami mual dan muntah.

Jika Anda mengalami gejala-gejala ini Anda harus segera berhenti dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat untuk meningkatkan kadar gula darah.

Gula darah yang semakin merendah bisa memengaruhi sistem kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah). Detak jantung akan berdetak semakin cepat bahkan bisa berdetak lebih dari 150 beat per menit, berkeringat dingin, dan pucat.

Jika sudah begini, olahraga bukannya bisa jada kondisi fisik malah justru mengancam kesehatan.

Saat puasa, tubuh cenderung memiliki gula darah yang rendah. Ketika ditambah dengan aktivitas fisik yang sangat berat, cadangan gula darah dalam tubuh pun akan tersedot semakin habis. Maka timbullah berbagai macam dampak yang bisa membahayakan tubuh.

Beberapa orang mungkin ada yang melakukan latihan ini, tapi itu semua kembali pada kemampuan tubuh masing-masing dan bagaimana pola latihan Anda biasanya. Bagi Anda yang tidak terbiasa melakukan latihan jenis ini, sebaiknya tidak mencobanya saat puasa.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *