Olahraga bersepeda, khususnya road bike sudah menjadi suatu olahraga yang cukup populer beberapa tahun terakhir ini. Olahraga ini makin digemari oleh pria dan wanita dari berbagai kalangan dan tingkatan usia. Apalagi dengan mulai berkembangnya triathlon, olahraga sepeda dengan sendirinya semakin mendapatkan perhatian lebih di kalangan pecinta olahraga.

Dengan banyaknya jenis yang dijual, pemilihan sepeda yang tepat menjadi hal yang krusial khususnya bagi penggemar sepeda pemula atau entry level. Sebagai panduan, berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih sepeda untuk pemula.

Kriteria dalam pemilihan sepeda balap

Menurut Pak Agus Salim Utojo dari Rumah Sepeda, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih sepeda, khususnya sepeda balap, bagi para pemula.

#1 Tujuan pembelian sepeda

Saat ini yang biasa dikenal orang adalah sepeda balap atau road bike. Namun ada juga sepeda triathlon yang memang dikhususnya penggunaannya untuk mengikuti kompetisi triathlon. Dengan demikian maka pemilihan sepeda pun menjadi berbeda, tergantung dari kompetisi apa yang nantinya mau diikuti.

Untuk level pemula atau entry level biasanya akan lebih banyak memilih road bike karena penggunaannya yang lebih umum. Untuk triathlon pun masih bisa menggunakan road bike, khususnya jenis yang diperuntukkan bagi penggunaan di jalanan datar.

Sepeda untuk jalanan datar ini biasanya memiliki jenis frame yang lebih bersifat aerodinamis (aero frame) dan lebih kaku. Ini berbeda lagi dengan jenis sepeda untuk tanjakan dimana umumnya bentuk rangkanya lebih ramping.

#2 Anggaran

Rentang harga sepeda sangat bervariasi tergantung dari jenis sepeda dan detail yang akan digunakan. Karena itu maka faktor anggaran menjadi hal yang penting untuk menentukan sepeda yang akan dibeli. Untuk entry level biasanya disarankan untuk menggunakan spesifikasi sepeda

dengan rangka (bike frame) berbahan karbon, wheelshet (roda) berbahan aluminium dan groupset (kumpulan alat-alat mekanik yang menggerakkan sepeda) secukupnya.

Berapa anggaran yang harus disiapkan untuk spesifikasi pemula ini? Pak Agus menyebut angka Rp 15 juta sampai dengan Rp 17.5 juta, tergantung dari merk bike frame dan wheelshet yang digunakan. Ada beberapa merk bike frame yang bisa dipilih di Rumah Sepeda, salah satunya adalah Argon17 Krypton.

Untuk wheelshet bisa menggunakan merk Shimano Wheel atau Mavic Wheel, sedangkan merk Shimano 105 bisa menjadi pilihan bagus untuk groupset.

Shimano 105

Untuk level pemula, sebaiknya jangan dulu berpikir mengenai “membangun” sepeda sendiri. Biasanya istilah membangun sepeda ini digunakan saat kita ingin naik ke level selanjutnya. Dan membangun sepeda ini juga dilakukan dengan meng-upgrade bagian-bagian di sepeda kita.

#3 Ukuran badan

Tinggi badan ini juga penting untuk menentukan sepeda yang sesuai untuk kita. Geometri sepeda yang digunakan harus disesuikan dengan ukuran kita, meliputi misalnya tinggi badan dan panjang kaki, agar nyaman saat berada di jalanan.

Jangan kuatir, di toko-toko seperti Rumah Sepeda, kita akan didampingin oleh para ahli sepeda untuk melakukan proses pemilihan sepeda. Ukuran badan menjadi salah satu hal penting yang akan dicek saat akan melakukan pembelian.

Peralatan tambahan untuk bersepeda

Ada peralatan lain selain sepeda yang harus jugi disiapkan agar olahraga bersepeda kita menjadi semakin nyaman dan aman, antara lain:

#1 Helm

Ini adalah perlengkapan wajib bagi pecinta sepeda untuk pertimbangan keselamatan, bukan untuk sekedar buat bergaya di jalanan. Pilihlah helm yang telah memiliki sertifikasi SNI atau sertifikasi lainnya yang menyatakan kualitasnya.

Satu lagi adalah pertimbangan kenyamanan saat helm dipakai bersepeda. Ukuran nyaman bisa berarti pas di kepala, memiliki bantalan dalam yang empuk, memiliki ventilasi yang cukup, serta memiliki tali pengikat yang nyaman dan aman.

#2 Sepatu

Untuk level pemula sebenarnya cukup menggunakan sepatu olahraga biasa. Namun tidak ada salahnya untuk mencoba menggunakan sepatu khusus sepeda balap yang menggunakan cleat di bawah sepatu. Kegunaan utamanya adalah agar posisi kaki dan pedal menjadi menyatu sehingga lebih stabil saat mengayuh.

Namun penggunaan cleat ini juga harus diikuti dengan latihan dulu agar terbiasa dengan penggunaannya, terutama dalam hal ingin melepas cleat dari pedal saat akan berhenti. “Datang saja ke Rumah Sepeda, nanti kita praktekkan cara melepas dengan baik,” tukas Pak Agus lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *