Bugaraga – Olahraga diklaim bisa membantu mempercepat proses penurunan berat badan. Padahal apapun jenis olahraga yang dilakukan akan sia-sia jika Anda menerapkan diet yang keliru. Kombinasi yang tepat antara keduanya tentu akan membuat berat badan ideal bukan lagi sekedar keinginan.

Diet bukan berarti membiarkan diri berlapar ria, atau sebaliknya. Makan sepuasnya sebagai reward bagi diri sendiri karena telah melakukan olahraga.  Berikut 7 hal salah kaprah tentang diet yang membuat workout jadi seolah-olah tak berguna.

  1. Mengurangi porsi makan bukan berarti membiarkan diri “kelaparan”

Diet memang mengurangi porsi makan, tapi bukan berarti harus berlapar ria. Membiarkan tubuh menahan rasa lapar akan memperlambat metabolisme tubuh, sehingga tubuh akan kekurangan energi, termasuk energi untuk membakar lemak. Akibatnya berat badan tak kunjung turun.

Untuk mengatasinya, Anda bisa makan 5 sampai 6 kali sehari dalam porsi kecil dan tentunya perbanyak serat serta protein. Makanan kaya serat dan protein akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

  1. Kurang tidur

Sumber: mbsf.org

Salah satu permasalah yang dialami oleh banyak orang di jaman ini adalah kurang tidur. Kesibukan dan kecemasan tentang berbagai hal membuat orang lupa jika tubuh yang dipakai untuk beraktifitas sehari-hari  bukanlah mesin, sehingga perlu diistirahatkan sejenak. Kurang tidur akan menyebabkan proses metabolisme menjadi melambat, sehingga proses pembakaran energi juga akan berkurang.

Saat tubuh merasakan kelelahan yang amat sangat, maka rasa lapar akan meningkat sebagai “kompensasi”. Porsi makan jadi lebih banyak, berat badan tak banyak berubah, dan olahraga terlihat sia-sia.

  1. Skip sarapan dengan harapan penurunan berat badan jadi lebih cepat

Sumber: mdecg.com

Seringkali skip sarapan dengan harapan berat badan lebih cepat turun. Padahal dengan melewatkan sarapan, maka porsi makan siang kamu akan jadi lebih banyak, ngemil tanpa henti,  dan Anda cenderung akan sulit mengendalikan diri dalam pemilihan menu makanan.

  1. Membiarkan tubuh kelaparan setelah berolahraga

Wajar jika Anda merasa sangat lapar setelah selesai olahraga, mengingat tubuh mengeluarkan energi yang cukup banyak saat olahraga. Membiarkan tubuh dalam kondisi kelaparan akan membuat sel-sel tubuh mengalami kerusakan. Untuk itu, alangkah baiknya jika Anda mengkonsumsi makanan kaya protein 15 menit setelah selesai olahraga.

  1. Bermusuhan dengan jenis makanan tertentu

Menu makanan yang sama dalam jumlah banyak akan membahayakan kondisi tubuh, terutama bakteri baik dalam usus. Apapun jenisnya dan “sebaik” apapun khasiatnya. Sama halnya dengan menghindari kelompok makanan tertentu dan membiarkan tubuh kekurangan zat yang bersangkutan akan berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh serta sistem hormonal.

  1. Makan salad terlalu banyak

Gambar: Scrambled Chefs

Sayur dan buah mengandung serat yang menyehatkan, serta membantu proses penurunan berat badan. Namun salad tidak mengandung karbohidrat, yang berfungsi sebagai sumber tenaga dan “makanan” bagi otak. Menghilangkan karbohidrat dan menggantinya dengan konsumsi sayur akan membuat mood Anda jadi berantakan.

  1. Kurang minum air putih

Sekitar 60-70% tubuh kita adalah air, sehingga konsumsi air putih sangat penting untuk memperlancar metabolisme, membakar lemak, membentuk otot, serta mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Dalam perjalanan diet, air putih tak dapat digantikan oleh jus buah, meski jus buah menyehatkan. Keduanya punya fungsinya masing-masing. Konsumsi dua gelas air putih sebelum makan, dapat mengurangi asupan 90 kalori.

 

Diet bukan berarti membiarkan tubuh menderita. Tetap jaga pola hidup sehat dan pola makan yang seimbang.

Semoga bermanfaat.

 

Cover picture: Best Workout Machines

Rahajeng Kurniawati
A lifelong learner who loves to run and travel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *