Bagi wanita yang sudah berkeluarga, kehamilan adalah sesuatu yang sangat dinantikan. Namun, saat perut sudah “berisi”, tentu ada beberapa hal yang perlu dibatasi, salah satunya dalam berolahraga.

Sebenarnya olahraga sangat direkomendasikan untuk dilakukan ibu hamil. Aktivitas fisik dapat membantu tubuh untuk tetap aktif sehingga melancarkan aliran darah ibu hamil ke seluruh tubuh sehingga mendukung ketersediaan oksigen dan nutrisi bagi janin.

Akan tetapi, tetap saja harus ada rambu-rambut tertentu bagi ibu hamil dalam melakukan olahraga. Sebagai contoh, bersepeda.

Apakah bersepeda aman dilakukan oleh wanita hamil?

American Congress of Obstetricians and Gynecologists pun menyatakan bahwa bersepeda saat hamil aman dilakukan. Namun, itu kembali kepada diri Anda sendiri.

Jika Anda yakin Anda masih bisa bersepeda saat hamil tanpa terjatuh, mungkin ini aman bagi Anda. Namun, Anda mungkin perlu beradaptasi lagi seiring dengan perkembangan perut Anda yang makin membesar (walaupun Anda sudah biasa bersepeda).

Perlu Anda ketahui bahwa saat perut Anda makin membesar, pusat gravitasi tubuh Anda pun bergeser. Sehingga, Anda mungkin lebih mudah untuk kehilangan keseimbangan dan terjatuh.

Perut yang besar juga bisa membuat Anda kesulitan untuk menggerakkan setang sepeda.

Jika Anda ragu-ragu, sebaiknya tidak perlu dilakukan. Anda bisa melakukan olahraga lainnya yang lebih aman, jalan kaki misalnya. Ini semua tergantung pilihan Anda. Anda tentu lebih mengenali batas kemampuan diri Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *