Stasiun kereta dipenuhi banyak orang memasuki jam pulang kerja di sore hari. Dara (29) sudah menunggu kereta tujuan pulangnya hampir setengah jam.

Saat kereta tiba, ia harus siaga dan kuat berdesakan di pintu masuk. Belum lagi, ia juga sering tak dapat tempat duduk dan harus berdiri lama sampai stasiun tujuannya.

Namun, Dara sudah terbiasa dan tak merasa lelah. Dirinya tetap kuat, walau kebanyakan orang sudah tampil “loyo” pada jam pulang kantor.

Ternyata, kuncinya ada pada kebiasaan baiknya setiap hari, yaitu tetap meluangkan waktu untuk olahraga.

Hampir setiap pagi Dara meluangkan waktu minimal 15 menit sampai setengah jam untuk olahraga. Jogging, senam lantai, atau yoga di rumah membuat badannya jadi terasa lebih segar.

Di kantor, ia juga mengikuti komunitas olahraga seperti bulu tangkis. Lalu, pada akhir pekan, Dara pun suka mengajak teman-temannya untuk zumba bersama.

Nah, gaya hidup sehat dengan rutin berolahraga seperti yang dilakukan Dara memang banyak manfaatnya. Tanpa terasa, aktivitas fisik tersebut membuat tubuh lebih kuat dan mampu melakukan kegiatan-kegiatan yang terasa cukup sulit saat ditemui sehari-hari. Beberapa di antaranya sebagai berikut.

Berdesakan di kereta

Berdesakan dan berdiri saat di kereta menjadi rutinitas yang tak dapat dihindari bagi sebagian orang seperti Dara. Akan tetapi, dengan tubuh yang kuat, hal tersebut dapat membuat Anda berdiri tegak dan tak mudah jatuh akibat terdorong-dorong banyak orang.

Nah, kebiasaan olahraga tersebut memang dapat memperkuat otot tubuh dan menjaga kepadatan tulang. Selain itu, metabolisme tubuh juga lancar, dan pembakaran kalori menjadi energi pun mampu menopang kekuatan diri.

Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, pun mengakui hal ini. “Melakukan apa pun membutuhkan energi, dan Anda akan mempunyai lebih banyak energi ketika fit. Maka dari itu, saya setidaknya olahraga tiga kali dalam seminggu,” kata Zuckeberg dikutip cnbc.com, Minggu (28/5/2017).

Naik-turun tangga

Bila Anda termasuk orang yang mudah letih dan sesak napas ketika naik turun tangga, jangan malas berolahraga.

Sebab, terbiasa berolahraga bisa meningkatkan fungsi dan kekuatan otot. Hal ini pun jadi ukuran seberapa baik tubuh Anda menggunakan oksigen.
Alasannya, seperti dilansir dari National Library of Medicine National Institutes of Health (ncbi.nlm.nih.gov) Maret 2016, otot memerlukan oksigen yang lebih sedikit ketika bergerak dan akan memproduksi karbon dioksida yang lebih sedikit pula. Maka dari itu, hal ini akan mengurangi jumlah udara yang Anda butuhkan untuk bernapas saat beraktivitas fisik.

Mengatasi stres

Jika Anda merasa jenuh karena sedang ada masalah atau tekanan pekerjaan, olahraga bisa membuat pikiran lebih segar.

Aktivitas tersebut mendorong Anda lebih banyak bergerak dan berkeringat sehingga memicu terlepasnya hormon endorfin dalam tubuh. Hormon “bahagia” itu dapat mengurangi level kecemasan dan stres seseorang.

Nah, kebiasaan olahraga sangat bermanfaat bukan? Kalau Anda gemar olahraga atau terdorong untuk rajin berolahraga, ajak pula orang-orang di sekitar Anda.

Misalnya, ajak keluarga dan teman jogging pagi atau bersepeda di hari Minggu. Supaya lebih seru, rekam pula momen olahraga tersebut melalui dokumentasi foto maupun video dan unggah ke media sosial.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *