Meski triathlon baru muncul di arena olahraga 40 tahun lalu, perlombaan ini dengan cepat menjadi benchmark baru untuk melabelkan ukuran tingkat kebugaran, ketahanan, dan sisi atletis seseorang.

Dalam lima tahun terakhir olahraga ini berkembang dengan pesat. Hampir 2.000 lomba triathlon digelar di dunia, dengan peserta menjapai sekitar dua juta orang.

Jika Anda memiliki mimpi untuk melintasi garis finish lomba triathlon, meski bukan di posisi terdepan, berikut ini adalah beberapa pelajaran yang bisa Anda simak seperti dikutip Gofit.

Memulai latihan

Anda tidak perlu kondisi fisik yang sempurna untuk memulai mengenal triathlon. Anda hanya perlu dalam kondisi sehat. Jika sebelumnya Anda bukan pelari, pesepeda, atau perenang, luangkan waktu untuk mengasah kemampuan di tiga olahraga tersebut.

Kemudian, ketika Anda sudah siap untuk memulai program latihan triathlon, cari lomba di sekitar Anda yang akan berlangsung setidaknya delapan minggu ke depan. Pastikan program latihan yang Anda jalani mengombinasikan ketahanan, kekuatan, dan kecepatan.

Lakukan peningkatan intensitas secara bertahap, tidak perlu terburu-buru. Ingat, kehidupan Anda bukan hanya untuk triathlon saja, masih ada keluarga dan pekerjaan. Selain itu, Anda juga butuh pemulihan di antara sesi latihan yang ada dalam program persiapan triathlon Anda.

Berenang

Lakukan latihan berenang dengan jarak sejauh 500-3.800 meter. Lakukan 1-2 kali tiap minggu jika ingin menjaga tingkat kebugaran. Jika Anda ingin meningkatkan kemampuan, lakukan 2-5 kali tiap minggu.

Ada beberapa tantangan yang akan Anda hadapi di renang. Empat yang terbesar adalah melakukan transisi dari kolam kolam renang ke perairan terbuka, berenang di kerumunan, mengayunkan lengan melawan ombak maupun arus, serta meluncur di air secara berkesinambungan.

Saat lomba, pertimbangkan hal ini: Cari posisi yang bagus di garis start. Jika Anda perenang yang kuat, ambil posisi di depan. Namun jika Anda perenang yag lemah, ambil posisi di belakang. Pahami jika saat berenang, bisa saja Anda terhantam lengan atau kaki peserta lomba lainnya.

Ini adalah hal yang biasa dalam sebuah lomba triathlon. Jika Anda menggunakan wetsuit, kenakan di tubuh dengan benar. Tarik bagian lebih ke atas untuk melenturkan bahan di sekitar bahu. Cara ini akan memberikan jangkauan rangkian gerakan yang lebih luas.

Bersepada

Lakukan latihan bersepeda dengan jarak sejauh 20-180 kilometer. Lakukan satu kali tiap minggu jika ingin menjaga tingkat kebugaran. Jika Anda ingin meningkatkan kemampuan, lakukan 2-3 kali tiap minggu.

Ada beberapa tantangan yang akan Anda hadapi di renang. Di antaranya yang terbesar adalah bersepeda setelah berenang, mengambil dan menempatkan sepeda, serta membawa sepeda keluar dan masuk zona transisi.

Untuk mempermudah diri sendiri, pastikan Anda tahu posisi yang tepat di mana sepeda Anda berada dan bagaimana cara mencapainya usai berenang. Tempatkan handuk dengan warna mencolok atau balon di dekatnya untuk membuat posisi sepeda Anda lebih mudah terlihat, yang bisa menghemat banyak waktu.

Selain itu, atur di gigi ringan ketika Anda mengambilnya di zona transisi dan akan menunggangi untuk fase selanjutnya. Hampir seluruh dara Anda terkumpul di lengan, sehingga Anda merasa kuat. Namun di sini, Anda tidak memiliki kekuatan yang sama di kaki setelah berenang – paling tidak di menit-menit awal.

Karena itu, awali fase bersepeda dengan menggunakan gigi ringan. Cara ini akan membantu Anda menjaga tingkat energi. Selanjutnya, tingkatkan intensitas secara bertahap.

Berlari

Lakukan latihan berlari dengan jarak sejauh 5-42 kilometer. Lakukan satu kali tiap minggu jika ingin menjaga tingkat kebugaran. Jika Anda ingin meningkatkan kemampuan, lakukan 2-3 kali tiap minggu.

Ada dua tantangan terbesar yang akan Anda hadapi di fase ini: Berlari saat kondisi mulai capek dan memelihara tingkat energi serta ketahanan. Berlari di triathlon adalah hal yang sulit. Usai fase bersepeda, konsentrasikan diri Anda untuk berlari dengan langkah-langkah kecil dengan ayunan kaki yang cepat.

Mengambil langkah lebar bukanlah pilihan yang baik. Berlari dengan langkah kecil dan ayunan kaki yang cepat akan mengembalikan darah ke kaki dengan cepat. Fokus pada ritme ayunan kaki dan pastikan tubuh selalu terhidrasi.

Finis

Tak perlu khawatirkan ‘perjalanan’ Anda ke garis finis, terutama jika ini adalah triathlon pertama Anda. Finis lomba adalah satu-satunya tujuan Anda. Nikmati semua petualangan ini dan jangan lupa menampilkan senyum dan mengangkat dagu di garis finis.*

One thought on “Pertama Kali Ikut Triathlon? Simak Tips-tips Berikut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *