Membeli sepatu lari ternyata tidak bisa asal suka dengan bentuk atau merk.

Terlebih, saat ini kita dihadapkan dengan begitu banyaknya pilihan karena terus berkembangnya teknologi pembuatan sepatu lari yang bukan tak mungkin membingungkan.

Padahal, alasan utama membeli sepatu lari adalah kemampuannya dalam mendukung dan membuat nyaman dalam berlari.

Kendati demikian, terkadang kita mengalami kesalahan dalam membeli sepatu sehingga memunculkan penyesalan.

Berikut tips-tips yang bisa dipertimbangkan agar Anda tidak salah membeli sepatu lari seperti dilansir Runner.id:

6. Mementingkan penampilan ketimbang fungsi

“Ih warnanya lucu!” Hayo ngaku, siapa yang suka melontarkan kalimat tersebut saat berburu sepatu lari? Banyak pelari yang lebih mementingkan penampilan atau trend saat membeli sepatu lari.

Padahal eleman yang paling penting untuk dipertimbangkan adalah 3 F yaitu fit, feel, dan function, bukan fashion.

7. Mengandalkan ukuran yg tertera

Tahukah kamu? Tidak semua pabrikan sepatu memiliki standar ukuran yang sama. Jadi ukuran 44 Brooks belum tentu sama dengan ukuran 44 Skechers.

Brooks Ghost 10 pria, misalnya, ukuran Euro 44-nya sama dengan panjang kaki 28 cm. Sedangkan pada Skechers GOrun Ride 6 pria, Euro 44 sama dengan panjang kaki 28,5 cm.

Untuk tahu ukuran yang paling sesuai, kamu bisa meminta pada petugas toko untuk mengukur panjang kakimu. Atau bila kamu membeli secara kamu bisa mengukur sendiri panjang kakimu, lalu membandingkan pada tabel Size Guide yang ada pada setiap merek (beda merek beda tabel Size Guide).

8. Memilih yang ukurannya terlalu pas

Saat berlari, kaki akan menjadi lebih besar. Karena itu, sepatu yang ukurannya terlalu pas dapat menyebabkan kaki lecet dan menghitamkan jari kaki.

Ada istilah ‘Play piano with your toes’. Artinya, pilih sepatu yang memiliki cukup ruang di bagian depan agar “jari kaki bisa bermain piano”. Pilih sepatu yang bagian depannya punya ruang lebih seukuran setengah hingga satu ibu jari.

Ini setara dengan ukuran sepatu lari yang lebih besar setengah hingga 1 kali dibandingkan sepatu non-lari.

9. Hanya mencoba satu sisi

Mungkin belum banyak yang menyadari, tapi ukuran kedua kakimu belum tentu sama. Ini artinya, kalau kamu hanya mencoba satu sisi sepatu, bisa jadi itu adalah kaki yang lebih besar sehingga sepatunya terasa pas.

Tapi di sisi lain, ada risiko sepatu yang satunya kesempitan karena ukuran kakinya lebih kecil. Untuk menghindari ini, pastikan kamu mencoba kedua sisi sepatu.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *