Bugaraga – Demi tubuh bugar dan produktif, olahraga kini jadi kebutuhan pokok bagi sebagian besar orang. Berbagai cara pun dilakukan agar aktivitas fisik yang satu ini tak terasa membosankan. Mulai dari ikut serta dalam keanggotaan gym hingga berbagai komunitas yang sedang hits.

Usaha untuk mendapatkan kebugaran tak sampai disitu saja, aneka produk makanan organik juga menjamur, terutama di kota-kota besar, seiring dengan meningkatnya animo masyarakat akan makanan sehat.

Meski demikian, dua resep ajaib di atas bukanlah jaminan untuk mendapatkan hidup sehat.

Berikut 6 kebiasaan “sehat” saat olahraga yang justru bisa membuat Anda sakit.

  1. Olahraga saat perut kosong

Menurut Jar Cardiello, pakar kebugaran dari ISSA and NSCA menyarankan agar Anda tidak berolahraga dalam keadaan perut kosong. Sebab saat perut dalam keadaan kosong, maka kadar gula tubuh juga dalam kondisi rendah.

Akibatnya, Anda jadi mudah lemas saat olahraga, serta lebih mudah kehilangan massa otot karena tubuh mengekstrak glikogen dari jaringan otot. Agar olahraga Anda tetap nyaman dan terhindar dari kram perut, makanan pre workout seperti pisang, yogurt, oatmeal dikonsumsi 1 hingga 2 jam sebelum olahraga.

  1. Cardio berlebihan

Sumber: Fitness on the Run

Jenis olahraga cardio memang membakar kalori lebih banyak. Namun jika dilakukan secara berlebihan, dapat menyebabkan terjadinya artrofi otot dan turunnya massa lemak. Selain itu, tanpa diimbangi dengan nutrisi yang tepat, melakukan latihan cardio secara berlebih juga akan menyebabkan Anda kelelahan serta mudah sakit. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari olahraga, lakukan latihan cardio 3-4 kali dalam seminggu, yang juga dapat dikombinasikan dengan latihan beban.

  1. Konsumsi makanan organik

Sumber: Ascend Chiropractic & Wellness

Tingginya kesadaran masyarakat akan hidup sehat membuat industri makanan organik menjamur dewasa ini. Padahal kenyataannya, tidak semua makanan berlabel organik, benar-benar bebas dari pestisida, dan makanan sehat tak harus makanan organik.

Memilih makanan dengan kandungan nutrisi yang cukup serta pengolahan yang tepat tentu dapat membantu terujudnya gaya hidup sehat.

  1. Menghindari jenis makanan tertentu

Selain olahraga dalam keaaan perut kosong, menghindari jenis makanan tertentu juga  berdampak pada hasil olahraga yang tidak maksimal. Sebagai contoh tidak sedikit orang yang menghindari karbohidrat, dengan alasan karbohidrat bisa memicu peningkatan berat badan.

Padahal karbohidrat tetap diperlukan tubuh sebagai “makanan” bagi otak, serta sumber energi pada saat Anda beraktivitas. Untuk memperlancar metabolisme tubuh, pastikan tubuh untuk mengkonsumsi makanan dengan karbohidrat, lemak sehat, serta tinggi protein.

  1. Terlalu banyak atau terlalu sedikit istirahat menjelang olahraga

Rata-rata orang dewasa membutuhkan sekitar 8 jam per hari untuk tidur. Kurang maupun kelebihan jam tidur akan membuat kinerja tubuh jadi terganggu. Anda pun jadi mudah lelah, pusing, mengalami mood swing, serta meningkatnya nafsu makan.

  1. Over exercise

Sumber: Fitness For Freedom

Euforia dalam proses pembentukan tubuh atau penurunan berat badan seringkali menyebabkan seseorang melakukan olahraga secara berlebihan. Dengan harapan semakin banyak latihan, semakin banyak pula kalori yang terbakar.

Padahal dengan membiarkan tubuh bekerja terlalu keras menjadikan tubuh bukan makin bugar, tapi justru tubuh jadi rentan cidera dan nyeri di sekujur tubuh, karena tubuh kehabisan cadangan energi.

 

Semoga bermanfaat.

 

Photo credit: vitamix.com

Rahajeng Kurniawati
A lifelong learner who loves to run and travel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *