Olahraga bukan cuma menyehatkan, tetapi juga bikin usia lebih panjnag. Benarkah?

Menurut sebuah studi yang dilakukan Stanford University, seperti dilansir dari Kompas,com, kegiatan fisik dapat membantu Anda hidup lebih sehat dan mengurangi risiko kematian dini.

Periset melibatkan lebih dari 60.000 orang dewasa di AS. Peserta diminta menanggapi survei yang mencatat tingkat aktivitas fisik mereka.

Satu pertanyaan spesifik dilayangkan pada survei pertama yang dilaksanakan pada 1990: “Maukah Anda mengatakan bahwa Anda secara fisik lebih aktif, kurang aktif, atau seaktif orang lain seusia Anda?”.

Setelah mendapatkan jawaban, periset kemudian memeriksa catatan kematian selama 21 tahun kemudian.

Hasilnya, usai peserta dikontrol secara nyata baik untuk aktivitas fisiknya maupun status usia, berat badan, dan penyakit, orang-orang yang merasa bahwa dirinya kurang aktif dibandingkan orang lain seusianya, 71% lebih mungkin untuk meninggal lebih cepat.

“Keyakinan diri sangat kuat dalam pengobatan,” kata Alia Crum, Ph.D., asisten profesor psikologi di Stanford.

“Temuan kami sejalan dengan semakin banyaknya penelitian yang menunjukkan bahwa pola pikir kita, yaitu keyakinan tentang sudah cukupkah olah fisik yang kita lakukan, dapat memainkan peran penting dalam kesehatan kita,” lanjut Crum.

Mungkin Anda tak perlu repot menghitung jumlah jam olahraga yang telah dilakukan dalam seminggu.

Anda bisa mengandalkan kata hati, apakah Anda yakin sudah cukup aktif secara fisik atau perlu mengurangi duduk dan mulai berolahraga?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *