Saat mengalami depresi, berolahraga bisa menjadi cara efektif untuk mengelola gejala tersebut. Olahraga membuat tubuh memproduksi hormon endorfin, dopamin, serotonin, dan triptofan dalam jumlah yang lebih banyak.

Dopamin dan serotonin khususnya bekerja sama untuk meredakan stres sambil menciptakan pikiran-pikiran positif.

Namun ironisnya, depresi membuat seseorang tidak bersemangat dan termotivasi untuk melakukan apapun. Lantas, bagaimana caranya meningkatkan motivasi olahraga saat depresi menggerogoti diri?

4. Berolahraga bersama teman Menurut Keith Johnsgard, PhD, seorang profesor psikologi di San Jose University, dukungan sosial sangat penting bagi orang yang mengalami depresi.

Jadi, tidak ada salahnya untuk meminta bantuan teman atau anggota keluarga untuk menemani berolahraga. Kamu bisa mengajak mereka untuk jogging, main bulu tangkis, atau kegiatan lainnya.

Selain untuk mengusir kebosanan, beraktivitas bareng teman dapat semakin menggenjot motivasi olahraga. Tidak ada salahnya juga bukan untuk membakar sedikit api kompetisi antar teman demi membuat kita berusaha lebih keras lagi?

5. Lakukan olahraga dengan cara yang kamu suka Untuk mendapatkan manfaat olahraga dalam mengatasi depresi memang tidak bisa didapatkan secara instan. Ada kalanya kita dilanda bosan dan malas sehingga memilih untuk kembali berlindung di balik selimut.

Eits, jangan buru-buru balik tidur. Kamu bisa memberikan variasi dalam setiap olahraga yang kamu lakukan, salah satunya dengan olahraga sambil menonton TV.

Ya, kamu bisa melakukan yoga atau threadmill sambil menonton TV. Hal ini bisa membantu mengalihkan perhatian sambil terus bergerak aktif meski pandangan tertuju pada layar kaca.

6. Pahami kemampuan dan kebutuhan diri sendiri Cara meningkatkan motivasi olahraga yang tak kalah pentingnya adalah memahami diri sendiri. Kita perlu memahami sejauh mana kemampuan diri untuk beraktivitas.
Jangan memaksakan berolahraga jika benar-benar merasa lesu atau tidak bertenaga, karena ini tidak hanya dapat berdampak buruk pada tingkat stres, tapi juga pada kesehatan tubuh kita. Mendorong diri sendiri untuk tetap aktif saat mengalami depresi memang tidak pernah mudah.

Nah, motivasi terbesar itulah terletak pada diri kita sendiri. Ingat lagi perjuangan untuk bangun dari tempat tidur dan memulai langkah demi langkah untuk kembali berolahraga. Dengan begitu, kita akan semakin tergerak untuk berolahraga meskipun harus dijalani secara bertahap.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *