Lomba lari dan triathlon semakin menjamur di negeri ini. Ini menandakan antusiasme masyarakat untuk berlari dan triathlon juga semakin meningkat. Berolahraga bukan hanya untuk latihan fisik tetapi juga menjadi sarana bersosialisasi dan memperluas jaringan pertemanan.

Ketahui tujuan berlomba

Bagi atlet triathlon Chaidir Akbar, sebelum memulai latihan sebaiknya mengetahui tujuannya dengan jelas agar latihan lebih terencana, terukur dan memberikan hasil sesuai yang kita inginkan.

“Tujuan latihannya apa? Karena setiap tujuan akan berbeda dalam jenis latihannya”. Kata Chaidir saat diwawancara di waktu makan siang. Saat menyusun latihan sebaiknya memperhatikan target lomba yang diikuti.

Tujuan lomba setiap individu berbeda-beda. Ada yang memang ingin memenangkan podium, ada juga yang sudah puas dengan memiliki hasil waktu yang lebih baik. Bahkan ada juga yang memang “Asal ngga kena COT (Cut-off Time)!”.

Membuat prioritas lomba

Setelah membuat tujuan maka kita bisa membuat prioritas lomba. Chaidir melakukan 3 pembagian kategori lomba menjadi kategori A, B, dan C. Sebaiknya kita menentukan lomba prioritas dalam satu tahun. Untuk lomba yang diutamakan ini sebaiknya tidak terlalu sering, yaitu cukup 1 atau 2 lomba dalam setahun. Untuk lebih jelasnya saya tuliskan kategori lomba A, B, dan C seperti yang dimaksud oleh Chaidir.

Lomba Kategori A

Lomba yang menjadi prioritas dalam setahun. Seperti yang sudah saya tulis di atas, sebaiknya kita tidak terlalu banyak untuk mengikuti lomba kategori A. Ini adalah lomba yang paling penting dan yang paling diinginkan, sehingga kita pun fokus untuk mendapatkan hasil yang terbaik di kategori ini.

Fokus latihan dan seluruh usaha akan ditujukan untuk kategori lomba A. Jika kita memilih lomba lebih dari sekali, jangan dilakukan dalam kurun waktu yang terlalu dekat. Kita bisa mengikuti 2 lomba kategori A dalam semester yang berbeda.

Target lomba: jarak dan waktu

Saat menentukan target lomba, bukan hanya jarak yang ditentukan tetapi juga waktu yang ingin dicapai. Untuk pelari amatir yang ingin meningkatkan level berlari ke jarak 42K, bisa menambahkan dengan menentukan waktunya seperti: saya ingin bisa berlari 42K dengan hasil waktu di bawah 5 jam.

Setiap orang memiliki kemampuan yang tidak bisa disamakan dengan yang lain dan tujuan kita berlatih adalah untuk meningkatkan performa diri sendiri. Menentukan waktu yang akan dicapai sangat penting agar setiap kemajuan dapat terukur.

Be realistic!

Mengetahui dan menyadari kemampuan diri juga penting, so be realistic! Kalau memang target tahun ini adalah dapat mengikuti lomba Ironman, pastikan kemampuan kita dapat menamatkan triathlon Ironman dalam waktu kurang dari 17 jam.

Sebelum melangkah ke Ironman sebaiknya sudah mengikuti ajang lomba triathlon dalam kategori jarak Sprint, Olympic, atau Half-Ironman terlebih dahulu.

Lomba Kategori B

Lomba kategori B dilakukan sebagai tahapan latihan menuju lomba kategori A. Kita juga bisa menguji hasil latihan di lomba kategori ini sehingga dapat mengukur kemampuan diri untuk masuk ke tahap selanjutnya. Lomba kategori B bisa menjadi pemanasan sebelum masuk ke kategori A.

Ingat ya, lomba kategori B ini sebagai latihan untuk ke kategori A, jadi jenis lomba yang diikuti berkontribusi untuk performa di dalam lomba kategori A.

Lomba Kategori C

Tidak semua lomba harus dijalani dengan serius. Ada waktunya kita mengikuti lomba untuk tujuan yang lebih menyenangkan, seperti lari bersama teman atau untuk berekreasi. Bisa juga kita mengikut lomba lari untuk tujuan beramal.

Untuk lomba kategori C boleh mengabaikan hasil waktu, walaupun untuk sebagian orang ada perasaaan sayang untuk merusak waktu yang sudah dicapai. Tambahan lagi untuk menjelaskan lomba kategori C, dalam mengikuti lomba kategori ini tidak harus sama jenisnya dengan lomba kategori A dan B.

Tidak harus mengikuti lomba lari atau triatlon, kamu bisa mengikuti lomba yang lainnya seperti crossfit dan freeletics. Sebaiknya waktu lomba kategori ini tidak berdekatan dengan lomba kategori A.

Mulai tentukan kategori lomba

Silakan buka kalender lomba dan tentukan lomba apa saja yang ingin diikuti dari ketiga kategori di atas. Setelah menentukan prioritas lomba, kamu bisa menyusun latihan yang direncanakan. Kalau memang memiliki pelatih, silakan berikan susunan lomba yang sudah direncanakan agar pelatih dapat membuat menu yang terbaik untuk kamu.

Mengikuti ajang lomba lari ini memang menyenangkan dan banyak yang mengaku ketagihan. Tetapi waktu istirahat jangan dilupakan. Jika kita berlatih terlalu berat karena lomba yang berat dan dilakukan terlalu sering maka akan  terasa letih, baik secara fisik dan mental.

Saat mengikuti lomba kategori A diharapkan tubuh dan mental dalam keadaan yang siap dan bugar, untuk itu Chaidir mengatakan bahwa bijaklah dalam menentukan jadwal lomba.

Selamat berlomba!

One thought on “Tips Mengatur Jadwal Lomba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *