Bugaraga – Lari kini jadi lifestyle. Mudah dan murah jadi alasannya. Kini, berbagai komunitas lari pun bermunculan di kota-kota besar. Pesertanya pun beragam, mulai dari pekerja kantoran, freelancer, entrepreneurs, dan berbagai profesi lainnya, disatukan karena satu hal, kesenangan akan dunia lari.

Tak butuh “lawan” serta fleksibel, olahraga lari tak hanya dilakukan di pagi hari, tapi banyak juga dilakukan di malam hari. Kesibukan serta kemacetan jadi alasannya. Banyak yang beranggapan lari di pagi hari lebih baik dibandingkan malam hari. Namun ada yang beranggapan jika lari di malam hari dinilai lebih “aman”.

5 Fakta Lari Pagi vs Malam

Dibalik pro kontra lari pagi hari atau malam hari, berikut 5 fakta yang perlu Anda ketahui.

  1. Lari di pagi hari baik untuk pernapasan, meski itu tak selalu berlaku di kota besar

Salah satu alasan mengapa olahraga di pagi hari dinilai lebih menyehatkan adalah karena udara di pagi hari masih bersih dan belum tercemar udara. Walaupun hal itu seringkali tak berlaku di kota-kota besar.

  1. Produktivitas meningkat jika Anda bergerak di pagi hari

Sumber: Shaw Systems

Saat tidur, metabolisme tubuh melambat karena kerja jantung tak terlalu berat. Lari di pagi hari dapat memacu jantung bekerja lebih aktif dalam menyalurkan darah ke seluruh tubuh, sehingga metabolisme tubuh meningkat, pikiran pun lebih segar.

Anda pun jadi mendapat banyak ide kreatif karena kemampuan fokus dan konsentrasi meningkat. Untuk Anda yang sedang berjuang melawan rasa “malsa” bekerja, lari pagi bisa jadi pilihan yang baik untuk dicoba.

  1. Ingin memperkecil resiko cidera? Cobalah lari di malam hari

Ketika bangun di pagi hari, otot tubuh cenderung kaku karena kurang gerak, dan jika Anda kurang melakukan peregangan, maka resiko cidera yang dialami saat lari pagi akan lebih besar. Kondisi tersebut tentu dapat diminimalisir jika Anda berlari di malam hari, karena tubuh sudah “terbiasa” dengan berbagai macam perubahan.

  1. Lari di malam hari dapat membantu mengurangi berat badan

Workout dapat membantu mempercepat metabolisme tubuh. Setelah santap malam, metabolisme Anda akan berfungsi secara penuh serta membantu tubuh membakar kalori lebih banyak.

  1. Lari di malam hari membuat tidur Anda lebih nyenyak

Sumber: BluTech Lenses

Salah satu cara terbaik melepas penat dan stres adalah lari di malam hari. Aktifitas ini dapat meningkatkan produksi hormon endorphin, yang bisa membantu meningkatkan mood, membuat Anda lebih rileks. Untuk Anda yang sering mengalami insomnia, aktivitas ini bisa jadi pilihan untuk membantu Anda tidur lebih nyenyak.

Ada berbagai cara untuk menaklukan kilometer demi kilometer. Tiap orang punya cara dan gaya masing-masing. Tentu disesuaikan dengan kemampuan, waktu, skala prioritas, dan kondisi tubuh.

 

Semoga bermanfaat.

 

 

Cover photo: Suzanne Whitfield Vince

Rahajeng Kurniawati
A lifelong learner who loves to run and travel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *