Lari malam hari bukan lagi hal baru. Di ibukota, salah satu spot yang jadi pilihan untuk lari malam adalah Gelora Bung Karno-Senayan. Namun sejak renovasi untuk Asian Games, komplek GBK ditutup. Meski masih banyak orang yang berlari di sekitar parkir timur, para penggemar lari malam pun terpaksa harus putar haluan.

Banyak lokasi untuk lari malam. Lokasi di seputar Mega Kuningan misalnya, jadi pilihan untuk pekerja sehabis jam kantor untuk berkeliling bundaran kompleks Mega Kuningan. Masih ada lagi sejumlah tempat lain untuk lari malam.

Soal tempat berlari kembali lagi jadi pilihan. Tapi, dalam beraktivitas lari malam, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan menyangkut keselamatan.

Dua hal utama tentang berlari di malam hari adalah untuk melihat dan dilihat,

Dibawah ini adalah beberapa tips untuk lari malam:
– Jangan berlari berlawanan dengan arus lalu lintas. Lebih mudah menghindari lalu lintas jika Anda bisa melihatnya.
– Jangan memakai warna gelap di malam hari. Warna putih adalah yang paling mudah dilihat di malam hari, tapi oranye dan kuning juga sesuai. Hitam, coklat, biru tua atau hijau tidak disarankan.
– Jangan berlari di belakang kendaraan di persimpangan. Bahkan jika sebuah mobil atau truk berhenti di tanda berhenti, tidak ada jaminan bahwa pengemudi bisa melihat Anda.
– Jangan gunakan headphone. Memakai headphone mengurangi kemampuan pelari untuk mendengar klakson mobil, suara atau penyerang potensial.
– Jika anda rutin berlari, variasikan rute berlari. Ini menyangkut keselamatan dan menghindari dari tindak kriminal.
– Jika memungkinkan ajaklah teman anda atau berlarilah berkelompok.

Sehat memang jadi keharusan, tapi menjaga keselamatan tetap harus diutamakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *