Peserta Maybank Bali Marathon (MBM) tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Terdapat 9.000 pelari dari 44 negara yang mengikuti MBM 2017, termasuk Indonesia yang memang merupakan tuan rumah.

MBM 2017 adalah tahun keempat untuk Hamdan Sayuti mengikuti lomba lari bergengsi di Indonesia ini. Tiga tahun berturut-turut Hamdan berhasil mendapat peringkat pertama untuk kategori Full Marathon. Tahun ini Hamdan kembali menginjak podium meskipun tidak di posisi pertama. Sayangnya tahun ini Hamdan mesti merelakan posisinya di peringkat pertama tergantikan oleh Wiryawan Jaya Subangkit yang berhasil finish dengan waktu 2 jam 41 menit.

RUTE BARU DAN KRAM

“Waktu saya jelek, Mbak. Saya kram di kilometer 36,” jawab Hamdan saat ditanya bagaimana pengalamannya mengikuti MBM Tahun ini. Jika dilihat dari hasil waktunya, memang merosot dari waktu terbaiknya di 2014, yaitu 2 jam 32 menit.

Tahun ini Hamdan berhasil menempuh jarak Full Marathon dengan waktu 2 jam 42 menit 17 detik, selisih 20 detik dengan Wiryawan yang berada di posisi pertama.

Hamdan mengakui bahwa rute baru MBM tahun ini lebih menantang. Elevasinya mungkin tidak securam tahun-tahun sebelumnya, akan tetapi dirasakan lebih panjang. Hamdan merasa kelelahan menghadapi tanjakan yang membuat dirinya bisa terkena kram.

Siapa sangka ternyata Hamdan nyaris menyerah saat terkena kram. Setelah dimotivasi untuk tetap berlari, Hamdan pun tetap melanjutkan perjuangannya sampai garis finish. Sempat tertinggal ke posisi ketiga, tetapi akhirnya berhasil melaju lagi sampai kembali ke urutan pertama.

Sayangnya saat 1 KM menjelang finish Hamdan kalah dalam bermain kecepatan, yang akhirnya membuatnya turun ke posisi dua. Tentunya posisi yang masih sangat membanggakan untuk event MBM ini.

LATIHAN UNTUK PERSIAPAN MBM

Untuk mengkuti event ini, Hamdan sudah melakukan persiapan khusus. Berlari di pantai dan di perbukitan adalah salah satu strategi latihan menghadapi rute menantang di MBM.

Program latihan untuk persiapan marathon adalah 3 bulan sebelum event berlangsung. Waktu latihannya setiap pagi dan sore hari. Sekali latihan jarak tempuhnya minimal 12 KM dan jarak terjauh adalah 26 KM.

Libur latihan hanya dilakukan di akhir pekan. Sabtu dan minggu sore Hamdan beristirahat dari latihan.

TIPS MENGHINDARI KRAM UNTUK MARATHON

Kram otot salah satu kegagalan yang umum terjadi pada pelari, umumnya terjadi di lari jarak jauh. Menurut Matias Ibo, Pelatih dan juga Physiotherapist, yang dapat menyebabkan kram otot saat berlari marathon adalah ketidaksiapan tubuh di jarak tersebut, dehidrasi, dan otot mencapai batas maksimal (muscle overloading).

Untuk kasus seperti Hamdan Sayuti yang merupakan seorang atlet, penyebabnya tidak mungkin karena kurang latihan. Setiap hari Hamdan berlari dengan hitungan jarak jauh. Yang dialami Hamdan kemungkinan karena dehdrasi atau kelelahan.

Kram bisa terjadi karena ada ketidakseimbangan di dalam tubuh. Meningkatkan performa latihan adalah cara terbaik untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan cedera yang terjadi saat berlari.

Untuk jarak Full Marathon, latihan yang direkomendasikan adalah endurance. Biasakan mengambil jarak panjang untuk latihan, jadi saat berada di race tubuh kita sudah terbiasa dengan jarak tersebut. Hamdan Sayuti pun berlari minimal 16 KM.

Hitungan jarak jauh bukan berarti harus berlari sejauh 30 KM, apalagi jarak race di 42 KM. Cukup berlari antara jarak antara 16 KM hingga 26 KM.

“Tidak apa-apa jika berlari hanya di jarak 16KM, tetapi dilakukan tanpa berhenti,” kata Matias Ibo berkaitan dengan latihan endurance untuk persiapan marathon.

Tidak perlu memusingkan diri dengan kecepatan, karena saat race tubuh kita otomatis kan berlari lebih cepat. Jadi, lebih baik fokus dengan pembiasaan tubuh di jarak jauh.

Selain menambah performa latihan, masalah hidrasi juga penting. Walaupun mengejar waktu tapi sebaiknya tidak melewatkan untuk minum air supaya tubuh tidak mengalami dehidrasi.

Semoga di marathon selanjutnya berhasil menamatkan jarak tanpa kram, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *