Setiap melakukan aktivitas olahraga Anda tentu ingin kenyamanan dan tanpa gangguan, bukan? Namun kondisi penglihatan setiap orang berbeda-beda.

Hingga mau tak mau kacamata atau lensa kontak (contact lens atau soft lens) harus dikenakan. Jika sedang menimbang-nimbang ingin memakai yang mana dari keduanya saat berolahraga nanti, artikel ini pas untuk terus dibaca sampai akhir.

Analisis dokter mata tentu petunjuk terbaik untuk menjawab pertanyaan: pilih lensa kontak atau kacamata saat berolahraga?

Namun, informasi awal mengenai pilihan tersebut tak ada salahnya jika Anda ketahui sedari awal. Yuk, kita simak kelebihan dan kekurangan keduanya seperti dimuat di www.girlsgonesporty.com dan dilansir Gofit berikut ini.

Lensa Kontak

Kelebihan

Lensa kontak memiliki beragam kelebihan bila dipakai saat berolah raga. Tidak berkabut dan keringat tidak akan menyelinap ke dalam mata adalah dua di antaranya. Dr. Clay Mattson, dokter mata di Lexington, Kentucky menunjukkan, “Lensa kontak adalah alternatif yang jauh lebih aman.

Kacamata lebih cenderung menyebabkan cedera mata daripada lensa kontak jika patah akibat tabrakan dengan siku dalam permainan bola basket, menyundul saat bermain sepak bola, atau ketika berman softball.” Anda bisa juga memakai kacamata hitam atau kacamata olahraga di atas lensa kontak.

Kekurangan

Salah satu argumen terbesar yang mengkritisi pemakaian lensa kontak saat berolah raga adalah kontak bisa jatuh di tengah aktivitas atau permainan.

Tapi, harga lensa kontak biasanya relatif lebih terjangkau dibandingkan kacamata. Oleh sebab itu, bawalah cadangan lensa kontak saat berolahraga untuk berjaga-jaga dari hal-hal yang tidak diinginkan.

KACAMATA

Kelebihan

Tidak semua orang bisa memakai lensa kontak. Beberapa kondisi mata membuat lensa kontak menjadi pilihan yang buruk. Jika Anda termasuk dalam salah satu dari kategori ini, maka jangan terlalu khawatir. Hampir semua jenis kacamata olahraga dapat dibeli dengan lensa berdasarkan resep dokter.

Kacamata olahraga menawarkan fleksibilitas dalam hal gaya yang dipadu dengan kenyamanan penggunaannya. Tapi, Anda harus memperhatikan jenis kacamata olahraga.

Kacamata biasanya dibuat dalam berbagai bentuk dan ukuran. Ada pula yang dirancang khusus, misalnya, untuk tenis, basket, sepakbola, dan sebagainya.

Kekurangan

Identik dengan lengsa kontak, kacamata juga bisa terjatuh, patah, atau rusak saat Anda berolahraga. Bila Anda memilih untuk memakai kacamata, pilihlah bingkai (frame) yang tahan benturan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penggunaan kacamata saat berolah raga dapat membatasi penglihatan tepi dan rentan terkena buih keringat yang masuk dari sela-sela.

Sekali lagi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menentukan ingin memakai alat bantu penglihatan saat berolahraga. Jadi, bagi Anda yang sudah memiliki pengalaman, lebih memilih mana: lensa kontak atau kacamata?*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *