Walaupun berenang memiliki reputasi sebagai olahraga low-impact, cedera yang diakibatkan tetap dapat terjadi dikarenakan latihan berlebihan atau teknik yang salah.

Berikut ini jenis-jenis cedera yang terjadi pada perenang dan cara menanganginya:

Bahu

Cedera bahu adalah yang paling umum terjadi pada para perenang. Masalah ini dapat disebabkan oleh teknik yang salah dan beban latihan berlebihan.
Untuk menghindarinya, anda harus melakukan beberapa jenis pemanasan yang difokuskan pada bagian bahu.

Sebagai contoh, Anda bisa menyatukan jari-jari dan kemudian dorong kedua tangan ke depan hingga semua otot terasa tertarik. Hitung sampai 10.

Lutut

Cedera lutut pada seorang perenang biasanya diakibatkan oleh tendangan kaki pada saat melakukan gaya dada dan katak.

Pada dasarnya, ketika kaki melebar, kaki kemudian akan menendang dan merapat lagi. Pada saat itu, lutut diharuskan melakukan gerakan memutar.
Ligamen bagian dalam dari lutut, yang disebut medial collateral ligament, kemudian akan menegang.

Untuk menghindari cedera lutut, disarankan untuk mengubah gaya berenang Anda. Jangan terus-menerus berenang dengan gaya yang sama.

Lakukan gaya lain selama beberapa waktu, misalnya 3 bulan. Setelah itu, baru berenang dengan gaya dada atau katak lagi.

Selain itu, lakukan latihan untuk memperkuat paha bagian belakang dan otot-otot di bagian depan paha yang akan bekerja pada saat kaki Anda membuka di gaya dada.

Leher

Leher amat sering digerakkan. Oleh karena itu, beberapa hal harus diperhatikan untuk menghindari cedera leher.

Pada saat berenang gaya bebas, Anda sebaiknya menjaga kepala berada satu garis dengan tulang belakang serta menjaga pandangan mata untuk selalu melihat ke arah bawah kolam. Hindari pandangan ke arah depan atau mengangkat kepala saat Anda mengambil nafas.

Juga hindari terlalu memutar kepala pada saat mengambil nafas. Putarlah tubuh Anda sehingga kepala tidak memutar terlalu banyak ke permukaan air.

Pada saat Anda berenang gaya dada atau kupu-kupu, jaga posisi kepala untuk selalu lurus terhadap tulang belakang. Ketika mengambil nafas, lihatlah ke arah bawah, jangan ke depan sehingga kepala selalu berada pada posisi netral.

Pada saat Anda berenang gaya punggung, jarak berenang sebaiknya meningkat secara bertahap sehingga otot leher bagian depan memiliki waktu untuk beradaptasi.

Punggung Bagian Bawah

Cedera punggung bagian bawah biasanya disebabkan karena teknik berenang yang kurang tepat.

Ketika berenang menggunakan gaya bebas, dapat terjadi Anda berenang dengan posisi kepala yang tinggi atau posisi pinggang dan kaki mengarah ke bawah. Sebagai konsekuensinya Anda mungkin melakukan tendangan kaki yang keras untuk menjaga posisi kaki tetap di atas, sehingga menjadikan bentuk punggung terlalu melengkung ke atas.

Jika itu yang terjadi, Anda sebaiknya memperbaiki posisi dan keseimbangan Anda sehingga memperoleh posisi yang relaks dan horisontal.

Pada saat berenang gaya kupu-kupu, cedera dapat terjadi karena mengangkat tubuh bagian atas keluar dari air dengan kekuatan punggung Anda.

Jika halitu yang terjadi, perbaikilah kelenturan Anda untuk gerakkan mengombak dan tendangan lumba-lumba sehingga tubuhlah yang mengangkat Anda keluar dari air, bukannya punggung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *