BUGARAGA.COM – Merasa sudah terlalu tua untuk berlari? Anda mungkin akan berpikir ulang setelah melihat kegigihan para nenek-nenek ini.

Contohlah kegigihan Harriete Thompson. Usianya memang sudah 94 tahun. Tapi diusianya yang nyaris 100, Harriete masih ikut serta dalam lomba lari marathon di San Diego, beberapa waktu.

Bukan untuk lari santai atau sekedar penggembira, sebelum lari, Harriete sudah punya target. 20 km maraton diselesaikan dalam waktu 3 jam, 42 menit dan 56 detik.

Lebih hebatnya lagi, Harriete merupakan penderita kanker yang berhasil sembuh. Sebelum ikut serta Harriete bahkan harus berhenti berlatih karena alasan kesehatan.

Ikut serta dalam lari marathon bukan yang pertama untuk nenek ini. Tahun 2015 lalu ia juga pernah ambil bagian dengan menyelesaikan catatan waktu 7 jam 24 menit. Setiap selesai lomba, perempuan ini justru merasa lebih bugar.

Bukan cuma Harriete yang punya semangat untuk terus berolahraga di usia senja. Man Kaur, perempuan asal India berhasil memenangakan medali emas diajang World Master Games di Auckland, New Zealand, April lalu.

Dia berhasil menyelesaikan lari 100 meter dengan catatan waktu 1 menit 14 detik. Dengan kemenangan tersebut, Kaur berharap pada seluruh perempuan untuk berolahraga berapapun usia mereka.

Usia tua bukanlah lagi penghalang, asal dilakukan secara teratur. Baik Kaur maupun Harriete sudah merasakan langsung manfaat dari olahraga lari. Salah satunya umur panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *