Selain lebih sehat, dengan bersepeda ke kampus atau ke kantor, Anda bisa menghemat banyak pengeluaran, termasuk anggaran kesehatan Anda dan biaya transportasi yang harus Anda keluarkan. Namun sering kali, bersepeda untuk berangkat ke kampus maupun ke kantor terdengar menyeramkan.

Terlebih bila Anda tinggal di kota besar, di mana hampir seluruh penduduknya berpacu dengan waktu untuk tiba di lokasi tujuan, dengan kendaraan-pribadi-kecepatan-penuhnya masing-masing. Berikut beberapa tips bersepeda di kota besar yang dapat Anda coba praktikkan seperti dilansir Hellosehat.com.

1. Pilih peralatan yang terbaik

Membeli sepeda tentu merupakan hal terpenting yang perlu Anda putuskan. Namun sebaiknya sebelum memutuskan membeli sepeda tertentu, Anda tentukan lebih dulu, untuk apa sepeda tersebut akan Anda gunakan. Berbeda tujuan tentu akan berbeda pula spesifikasi sepeda yang Anda butuhkan.

Sebaiknya, coba juga dulu beragam jenis sepeda. Anda bahkan disarankan untuk mencoba sepeda seorang teman. Dengan percobaan ke beragam jenis sepeda ini, Anda akan lebih mudah untuk mendapatkan gambaran, sepeda seperti apa yang sesuai dengan tujuan Anda.

Peralatan lain seperti helm, spion dan bel sepeda juga sangat disarankan untuk dipersiapkan seorang pesepeda. Selain barang-barang tersebut mampu menjaga organ-organ vital tubuh Anda (terutama otak) dari luka yang lebih serius.

Peralatan pengaman tersebut juga mampu meminimalisir peluang Anda untuk berada dalam kondisi yang membahayakan jiwa Anda, terutama untuk bersepeda di kota besar.

2. Pahami sepeda Anda

Setelah Anda mendapatkan sepeda terbaik Anda, sebelum Anda benar-benar membawanya terjun ke lapangan, sebaiknya pahami dulu sepeda Anda.

Bagaimana pemeliharaannya, bagaimana caranya mengubah kecepatan, bagaimana mengatur dan mengganti rantainya, bagaimana memompa bannya hingga bagaimana cara menaikinya.

Hal-hal ini mungkin sederhana, namun akan mampu mencegah apabila terjadi kecelakaan dalam bentuk apapun pada perjalanan bersepeda di kota Anda, hingga mampu meningkatkan rasa percaya diri Anda dalam mengendarai sepeda tersebut di tengah hiruk pikuk jalanan kota besar.

3. Pelan-pelan

Sebelum Anda benar-benar menggunakannya di jalan besar, Anda dapat lebih dulu biasakan menggunakannya di gang-gang kecil atau mungkin komplek perumahan tempat Anda tinggal dan sekitarnya.

Setelah Anda merasa telah lancar menggunakannya, barulah Anda menaikkan tantangan medan sedikit demi sedikit. Mulailah dengan bersepeda di kota dengan volume kendaraan yang kecil, hingga jalan besar dengan volume kendaraan yang tinggi.
Dengan Anda melakukan latihan ini, selain melatih kemampuan bersepeda, secara tidak langsung Anda juga akan lebih mengenal tubuh Anda dan sampai sejauh mana batas kemampuan Anda.

Anda juga tidak disarankan untuk memaksakan batas kekuatan Anda. Sebuah literatur menuliskan bahwa, kebanyakan kecelakaan lalu lintas dalam bersepeda justru terjadi saat Anda terlalu terburu-buru langsung menempuh jarak yang jauh, saat sebenarnya tubuh Anda belum benar-benar siap.

4. Pahami aturan lalu lintas

Seorang pesepeda membutuhkan tingkat fokus yang tinggi untuk menghindarkan dirinya dari bahaya. Dengan Anda memahami aturan lalu lintas di kota tersebut, fokus Anda pun akan lebih terjaga dari pengalih apapun.

Anda juga akan lebih fokus dalam mendengarkan sekitar Anda, seperti klakson kendaraan di belakang Anda, dengan tidak menggunakan pendengar musik dalam bentuk apapun.

Terkadang bahkan terdapat beberapa peraturan yang memang dibuat oleh para pengguna jalan yang tak tertulis hitam di atas putih, seperti tidak berusaha mendahului mobil yang akan belok kanan dan seberapa besar jarak yang harus Anda sediakan bila Anda berada di belakang suatu mobil.

Untuk banyak mengetahui point-point yang sebenarnya penting seperti ini, akan lebih baik bila Anda lebih dulu melakukan banyak diskusi dengan para pesepeda yang telah lebih dulu memulai dibandingkan Anda.

5. Pahami lokasi tujuan

Sebelum Anda bersepeda menuju kota tertentu, sebaiknya lakukan penelusuran kecil tentang medan yang akan Anda lalui. Rute mana yang sebaiknya Anda pilih, bagaimana kondisi rute tersebut, hingga di mana sebaiknya Anda memarkirkan sepeda Anda.
Saat Anda akan menuju suatu tempat baru, Anda juga dapat mencari tahu kondisi perjalanan di sekitar wilayah tersebut dengan lebih dulu mencari informasi perihal komunitas pesepeda di wilayah tersebut.

Namun lebih dari semua tips di atas sebenarnya, Anda lebih dulu harus mampu menghadapi rasa takut Anda untuk memulai, terlebih bila Anda pernah mengalami pengalaman buruk tentang hal tersebut, jatuh dari sepeda misalnya.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *