PT FWD Life Indonesia, pelopor asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, secara resmi melepas Fedi Fianto sebagai pelari Indonesia pertama untuk berpartisipasi dalam FWD North Pole Marathon 2018 atau yang juga dikenal sebagai World’s Coolest Marathon.

Fedi telah memulai perjalanannya ke Kutub Utara dengan terbang menuju Tromso di Norwegia dan hari ini telah tiba di Svalbard untuk melakukan proses aklimatisasi dan persiapan sebelum melakukan race pada tanggal 16 April 2018.

Tahun ini adalah tahun kedua FWD mensponsori North Pole Marathon dengan tujuan untuk menginspirasi kebersamaan dan persatuan negara-negara di Asia melalui.

Pada tahun ini, #FWDTeamAsia terdiri dari 11 pelari dari berbagai wilayah Asia, yakni dari Vietnam, Taiwan, Hong Kong, Singapura, Jepang, Filipina, dan Indonesia.

Melalui FWD North Pole Marathon 2018, FWD Life bertujuan membebaskan langkah para nasabah agar dapat menjalankan passion dan gaya hidup mereka, bahkan untuk yang ekstrim sekalipun, dengan menyediakan dukungan dan perlindungan penuh.

Siapakah sosok Fedi Fianto yang akan mewakili Merah Putih untuk berlomba di ajang tersebut?

Fedi Fianto adalah pelari Indonesia yang memiliki banyak pengalaman dalam olahraga endurance, mulai dari maraton, triathlon, dan obstacle race, serta olahraga ekstrem seperti rock climbing dan mountaineering.

Semangat Fedi Fianto untuk terus mencari tantangan dan kesempatan baru sejalan dengan nilai dan komitmen FWD Life sehingga FWD Life memilih mensponsori Fedi untuk berpartisipasi dalam ajang FWD North Pole Marathon.

Fedi pun mengungkapkan antusiasmenya berpartisipasi dalam maraton terdingin di dunia.

“Saya merasa terhormat bisa bergabung dalam #FWDTeamAsia di FWD North Pole Marathon 2018. Dengan pengalaman saya sebelumnya dalam olahraga ekstrem, salah satunya adalah mendaki Gunung Ama Dablam di Nepal dengan suhu -40 derajat Celcius, saya optimistis dapat memperkuat tim untuk bersama-sama sukses dalam kesempatan sekali seumur hidup ini,” kata Fedi Fianto.

“Saya juga membutuhkan dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia agar saya dapat menyelesaikan maraton ini dan bisa membuat Indonesia bangga,” ucap Fedi menambahkan.

Sudah ada 480 orang dari 50 negara yang berhasil menyentuh garis finis sejak penyelenggaraan North Pole Marathon perdana pada 2002.

Rekor tercepat finis pelari laki-laki terjadi pada 2007 melalui catatan 3 jam, 36 menit, dan 10 detik.

Adapun rekor terkilat finis pelari perempuan tercipta pada 2014 dengan waktu 4 jam, 52 menit, dan 45 detik.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *