Olahraga dan makan saling melengkapi satu sama lain. Olahraga butuh makan, dan makan juga butuh olahraga.

Olahraga tanpa makan tentu tidak akan bisa dilakukan karena tidak akan energi untuk berolahraga. Sedangkan makan tanpa olahraga akan menyebabkan badan tidak sehat.

Terkait dengan dua hal ini ada yang perlu diperhatikan yaitu urutan mana yang harus dilakukan terlebih dahulu.

Makan dahulu lalu olahraga atau sebaliknya?

Banyak orang mengatakan dan mempercayai bahwa ada beragam bahaya makan sebelum olahraga.

Kira-kira apa saja bahaya olahraga setelah makan?

Berikut ulasannya:

1. Mual dan Muntah

Melakukan gerakan yang berlebih ketika berolahraga dalam keadaan perut kenyang dapat mempengaruhi kondisi perut. Goncangan ketika berolahraga juga akan berpengaruh terhadap goncangan di perut dan mengakibatkan mual.

Jika aktivitas dilakukan secara terus menerus, memungkinkan dapat terjadi muntah. Tentu akan sia-sia jika makanan yang sudah dikonsumsi justru keluar.

Selain itu, proses penyerapan nutrisi juga tidak akan berjalan dengan maksimal.

2. Kram Perut

Jangan pernah memaksakan berolahraga setelah makan jika Anda tidak ingin mengalami kram perut.

Gejala kram perut muncul karena perut yang penuh makanan dipaksa untuk menarik ikatan sendi ketika olahraga dilakukan. Untuk menghindarinya, alangkah baiknya jika diberi jeda antara olahraga dan makan.

Sekitar 1 jam setelah perut terasa tidak terlalu kenyang maka dapat dilakukan olahraga. Akan lebih baik lagi untuk menghindari kondisi perut kekenyangan ketika makan. Ingat bahwa perut harus terisi 3 hal yaitu makanan, minuman dan udara.

3. Berat Badan Naik

Penelitian pernah dilakukan untuk menguji hubungan berat badan dan waktu makan sebelum atau sesudah olahraga. Dari penelitian tersebut diperoleh hasil bahwa peningkatan berat badan terjadi secara signifikan pada orang yang olahraga setelah makan.

Orang yang melakukan olahraga sebelum makan justru tidak mengalami peningkatan berat badan.

Ketika olahraga dilakukan setelah makan, maka orang tersebut cenderung akan makan lagi setelah berolahraga. Dengan kata lain ia telah makan dua kali dalam masa olahraga.

Biasanya olahraga digunakan untuk menurunkan berat badan, namun cara ini justru menyebabkan berat badan naik karena olahraga.

4. Usus Buntu

Siapa sangka berolahraga setelah makan dapat membawa kita kepada bahaya usus buntu.

Walaupun bahaya olahraga setelah makan ini adalah risiko jangka panjang, akan tetapi tetap harus menjadi perhatian. Disadari atau tidak, volume gerakan tubuh berpengaruh terhadap proses penyerapan gizi di saluran pencernaan.

Setelah makan, darah akan mengalir ke bagian perut dan akan terjadi proses penyerapan nutrisi. Sisa-sisa makanan juga akan dibuang di bagian tubuh tertentu bersamaan dengan proses penyaluran oksigen ke seluruh tubuh.

Gerakan olahraga yang dilakukan dapat membuat sistem pencernaan tidak melakukan proses penyerapan nutrisi secara maksimal. Jika usus buntu mulai bermasalah akan muncul tanda-tanda usus buntu.

 

Beberapa ahli menyatakan bahwa sebaiknya olahraga dilakukan sebelum makan. Namun, harus juga mempertimbangkan energi yang kira-kira dikeluarkan selama olahraga.

Jangan sampai perut dalam keadaan kosong ketika melakukan olahraga. Untuk itu disarankan untuk tetap makan namun bukan dengan porsi besar, misalnya dengan minum jus buah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *