Sebuah prestasi ditorehkan penarik becak asal Indonesia, Darmiyanto.

Kakek berusia 80 tahun itu berhasi membawa pulang medali perunggu dari ajang lari Sudamericano Master de Atletismo 2017 di Santiago, Chile.

Darmiyanto meraih medali dalam lari sejauh 10.000 meter, M80.

Manajer Tim Indonesia di kejuaraan tersebut, Musashi Nainggolan mengatakan pria yang namanya di daftar atlet tertulis Darminto ini mendapat juara pada 8 November 2017.

“Dalam lari 10.000 M80 ini, Pak Darminto meraih medali perunggu,” kata Musashi seperti dikutip dari detikcom.

Sudamericano Master de Atletismo 2017 diikuti dari 21 negara.

Di antaranya Argentina, Brasil, Chile, Colombia, Ecuador dan Paraguay. Selain itu, negara Peru, Australia, Canada, Costa Rica, Itali, Mexico dan Panama juga ikut dalam kejuaraan ini.

Para atlet dari Persatuan Atlet Master Indonesia (PAMI), selain Darmiyanto yang berangkat yakni Hartini Joko, Suwandi, Ockben Saor Sinaga dan Julia Jacob.

“Untuk Pak Suwandi dapat dua medali emas (100 m dan lompat jauh), Hartini Joko satu perunggu (lempar cakram W80) dan Pak Darminto (Darmiyanto) dapat perunggu,” ujar Musashi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *