Pergi ke gym atau pusat kebugaran menjadi pilihan favorit kaum urban untuk menjaga kesehatan tubuh. Banyak pilihan alat yang bisa digunakan di sana.

Namun, berlatih di gym tidaklah sembarangan. Jika tidak dilakukan dengan tepat, Anda malah bisa terkena cedera.

Berikut ini lima kesalahan yang bisa menyebabkan cedera di gym, seperti dukutip dari Hallosehat:

1. Mengangkat beban terlalu berat

Mungkin Anda ingin buru-buru menambah berat beban agar bisa lebih cepat membentuk otot lengan. Tapi angkat beban yang terlalu berat di luar batas toleransi tubuh bisa menyebabkan otot menegang atau bahkan robek.

Menurut panduan untuk melatih kekuatan otot dari American College of Sports Medicine, Anda sebaiknya mengangkat beban yang beratnya kira-kira 60 sampai 70 persen dari beban terberat yang masih mampu Anda angkat dalam satu kali angkat.

Misalnya Anda bisa mengangkat dumbbell seberat 6 kilogram (kg) di satu tangan tanpa kehilangan keseimbangan.

Hitunglah 60 atau 70 persen dari 6 kg. Karena 60 persen dari 6 kg adalah 3,6 kg dan 70 persen dari 6 kg adalah 4,2 kg, maka Anda bisa mengangkat beban di satu tangan dengan berat 3,6 sampai 4,2 kg.

Kalau Anda kesulitan menghitung dengan rumus atau ingin mencoba-coba sendiri, sebaiknya pilih berat beban yang bisa Anda angkat sebanyak delapan sampai dua belas kali repetisi tanpa merasa gempor atau kepayahan.

2. Melakukan hal yang sama berulang-ulang

Melakukan rutinitas yang sama di tempat gym selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun, berarti Anda menekan otot, sendi dan jaringan ikat yang sama setiap kali Anda berolahraga. Hal itu juga dapat menyebabkan cedera berlebihan, kelelahan, dan kebosanan.

Ada beberapa hal sederhana yang dapat Anda lakukan untuk menghindari cedera yang berlebihan antara lain:

Coba kombinasikan jenis latihan yang berbeda. Misalnya, kombinasikan lari di atas treadmill (olahraga aerobik) dengan bench press atau variasi plank (latihan ketahanan). Gunakan otot tubuh dan gerakan yang berbeda pula.

Ubah juga rutinitas Anda. Coba ubah jadwal latihan Anda, mencoba gerakan baru, atau mengubah metode latihan Anda.

3. Melewatkan pemanasan

Jika Anda kekurangan waktu, Anda mungkin akan melewatkan pemanasan dan langsung memulai latihan Anda. Sebenarnya pemanasan adalah salah satu bagian terpenting dari rutinitas latihan Anda karena dapat meningkatkan denyut jantung secara bertahap, meningkatkan oksigen ke tubuh, dan meningkatkan aliran darah ke otot.

Selalu luangkan waktu lima sampai sepuluh menit ekstra sebelum berolahraga dan lakukan pemanasan dengan sedikit kardio ringan. Mulailah dengan kecepatan yang mudah dan tingkatkan intensitasnya secara bertahap sampai Anda latihan dengan intensitas yang lebih tinggi.

Tubuh Anda tidak akan merasa nyaman, tapi latihan Anda akan terasa lebih baik.

4. Teknik dan gerakan yang keliru

Teknik yang buruk bukan hanya akan mengganggu latihan Anda, tetapi juga dapat membahayakan tubuh Anda. Cara yang salah mengoperasikan suatu alat atau memulai suatu latihan dengan postur tubuh yang salah dapat menyebabkan cedera.

Ambil contoh saat melakukan squat. Ketika melakukan gerakan ini, jaga lutut di belakang jari kaki. Janagan mendorong lutut ke depan karena akan memberi tekanan pada sendi dan bisa menyebabkan cedera.

Selain itu, saat membungkuk untuk berolahraga, jaga agar punggung rata atau sedikit melengkung untuk melindungi dari cedera. Untuk membuatnya lebih mudah, tekuk lutut atau bangun sampai Anda bisa menjaga punggung tetap rata.

Secara umum, melakukan teknik yang baik memastikan Anda mendapatkan hasil maksimal dari setiap latihan.

5. Kurang istirahat

Jika Anda berkomitmen untuk berlatih kebugaran, maka Anda pun harus memulai komitmen serupa pada perubahan pola hidup yang lebih baik, termasuk salah satunya tentang istirahat yang cukup.

Anda tidak dituntut untuk tidur minimal delapan jam sehari layaknya anak kecil, melainkan lebih kepada peningkatan kualitas tidur, sehingga bangun tidur menjadi lebih bersemangat.

Seluruh keringat dan lemak yang terbuang selama sesi olahraga rutin di tempat gym akan terbuang percuma jika Anda tidak cukup beristirahat. Berolahraga terlalu keras dapat menyebabkan otot cedera, karena Anda tidak memberi waktu sel otot untuk memulihkan diri dan membangun kembali. Salah-salah, olahraga berlebihan juga dapat menyebabkan kematian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *