Memiliki pasangan yang mampu menemani dan menyemangati hari-hari kita memang menyenangkan. Ada banyak hal bermanfaat yang bisa kita lakukan bersama sang pujaan hati, salah satunya berolahraga atau pergi ke gym.

Manfaat berolahraga akan lebih maksimal jika kita melakukannya bersama orang yang kita cintai.

Kompas.com melalui rubrik Lifestyle membeberkan sejumlah tips positif tentang efek berolahraga bersama pasangan. Berikut di antaranya:

1. Lebih bersemangat

Mungkin Anda merasa terlalu lelah berolahraga setelah bekerja. Namun, perasaan tersebut mampu kita buang jauh-jauh saat memikirkan sang kekasih yang menunggu untuk berolahraga bersama.

Steve Stonehouse, seorang manager personal trainer di Crunch, New York, seperti dikutip Kompas.com, berpendapat bahwa tak ada seorang pun yang tega mengecewakan dan mengabaikan seorang teman, apalagi pasangannya.

Anda pasti lebih memilih bertemu dengan teman untuk melakukan olahraga yang telah direncanakan sebelumnya, dibandingkan menghabiskan waktu untuk diri sendiri.

2. Lebih menyenangkan

Treadmil dan angkat beban bukanlah cara yang paling mengasyikkan untuk menghabiskan waktu. Namun, membiarkan jantung berdegup kencang saat bermain basket satu lawan satu dengan orang tersayang, atau bahkan hanya sekedar berolahraga ringan bersamanya adalah cara terbaik untuk mengisi waktu.

Mungkin Anda tidak ahli dalam olahraga tertentu, seperti badminton misalnya. Namun, pasangan sangat menguasainya. Anda bisa saling mengajari olahraga yang dikuasai masing-masing.

3. Semakin rajin 

Stonehouse mengatakan bahwa kapanpun kita berolahraga bersama orang lain, intensitasnya selalu akan lebih besar daripada saat sendiri.

Anda pasti tidak ingin dicap sebagai pengecut yang hanya mampu berolahraga selama tujuh menit, kan? Salah satu tips saat berolahraga bersama pasangan adalah paling tidak mampu menyesuaikan kemampuan atletis Anda dengannya.

Pengunjung gym yang lebih berpengalaman tidak akan merasa cepat lelah seperti mereka yang baru pertama kali masuk gym. Selain itu, seorang pemula dapat merasa frustasi jika dia hanya melakukan sepertiga dari apa yang bisa dilakukan pasangannya.

“Jika Anda berada pada level yang sama, Anda bisa saling menyemangati. Kemungkinan besar Anda ingin menyamai durasi olahraga pasangan. Tapi jika si dia mampu berolahraga lebih lama, Anda pasti berusaha untuk berolahraga lebih lama juga,” tambah Stonehouse.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *