Latihan saat puasa Ramadan memang bukan hal yang mudah untuk yang tidak biasa. Tapi banyak juga yang tetap menjalani aktivitas seperti biasa meskipun lapar dan haus dirasakan. Apalagi untuk aktivitas yang memang disukai.

Dari pantauan saya di media sosial, masih banyak teman-teman yang tangguh menjalani puasa dengan tetap melakukan latihan. Ada satu nama yang jejak Instagramnya saya temukan masih aktif bersepeda dan latihan: Chaidir Akbar. Pria kelahiran Bogor yang juga merupakan founder dari Triathlon Buddies ini tetap semangat melakukan bike to work seperti pada bulan-bulan dan tahun-tahun sebelumnya.

Bersepeda memang olahraga endurance yang paling disukai. Karena sebelum giat berlari dan berenang, sepeda memang sudah menjadi sesuatu yang menyenangkan dan tidak membuat bosan. Dari masih kuliah di kampus ITB yang terletak di kota Bandung, Chaidir sudah rutin bersepeda ke kampus. Hingga kini pun bersepeda masih menjadi salah satu aktivitas fisik yang rutin dilakukan.

From bike-to-campus to bike-to-work. Assistan vice president di salah satu bank swasta ini lebih sering bersepeda dibanding harus mengendarai mobil ke kampus. Bersepeda ke kantor dijalaninya sejak tahun 2006. Walaupun sempat berhenti di tahun 2008, sejak tahun 2009 kembali bersepeda ke kantor.

Puasa Ramadan tidak menjadi alasan untuk berhenti bersepeda. Menurutnya, sepeda adalah kendaraan ke kantor yang paling logis. Bahkan Chaidir memiliki tips untuk tetap bersepeda dan latihan walaupun sedang berpuasa. “Intensitasnya kan bisa diatur” begitu kata pria yang juga disapa “Pak Haji” ini.

“Bagi saya sepeda itu sangat-sangat menyenangkan dan olahraga yang bisa dilakukan berjam-jam tanpa merasa bosan.” jawab Chaidir saat ditanya apa yang membuat dirinya suka sekali dengan sepeda. Selain alasan itu, memang sudah banyak “berinvestasi” di sepeda. Kita semua tahu lah ya kisaran harga sepeda balap yang memang tidak dapat diremehkan: Mahal!

TANYA JAWAB

Berikut petikan wawancara dengan Kak Idir – Panggilan saya kepada Chaidir Akbar – yang berhasil saya uraikan di bawah ini:

First things first, kemarin mendapat first place kategori age group 30-39 di Bintan. Selamat ya! Berapa waktunya?

Yes, waktunya cukup untuk naik podium namun tidak cukup membanggakan karena jauh dr PB (baca: personal best) course dan PB distance.

Boleh kepo sedikit, memang berapa PB-nya?

1:11 untuk Sprint Distance.

Dari pertemuan kita sebelumnya pernah mengatakan kalau dari run, swim, bike paling suka yang terakhir. Kenapa?

Karena basic sport lebih dahulu lama menggeluti sepeda sebelum mengenal triathlon (tambahan swim and run).

Alasan lain karena investasi sudah banyak di sepeda. hehe..

Berapa lama bersepeda?

Sejak kuliah sudah rutin ke kampus naik sepeda walaupun sempat on-off. Kalau dihitung mundur berarti sudah 15 tahunan, namun secara intensif 10 tahun terakhir.

Pantesan jago ya. Lumayan lama juga bermain sepedanya. Kalau dari feed IG nya sih termasuk penggiat #biketowork. Sudah berapa lama ke kantor naik sepeda?

Sejak 2006 mulai bike to work kemudian sempat berhenti di 2008 dan mulai rutin kembali sejak 2009 sampai dengan sekarang.

Kenapa Kak Idir memilih sepeda untuk ke kantor? Sebagai salah satu program latihan atau lebih efisien?

Awalnya memang pilihan logis saja karena waktu tempuh berkendara dan bersepeda lebih sering lebih cepat dengan sepeda dan jika kondisi jalanan sangat macet waktu tempuh sepeda variability-nya kecil.

Setelah rutin dan mengenal olahraga kompetitif, bike to work jadi salah satu metode latihan.

Boleh tahu, berapa jarak dari rumah ke kantor?

15km di Petukangan selatan (rumah) sampai dengan Dr. Satrio (kantor).

(Chaidir Akbar sehari-harinya bekerja di salah satu bank swasta yang terletak di Jl. Prof. Dr. Satrio, Setia Budi, Jakarta Selatan)

Pernah mengalami pengalaman “horor” waktu bersepeda ke kantor atau pulang ke rumah?

Lebih banyak pengalaman seru karena saya punya rombongan yang selalu bersama. Ngalamin sepedahan di kondisi banjir dimana ban sepeda terendam penuh  dan sampai gotong sepeda. Pernah juga terserempet motor namun hanya lecet kecil saja.

(duh, semoga gak terulang lagi ya..)

Puasa begini kan bersepeda ke kantor masih lanjut terus. Gak cape?

Kalau capek tidak karena intensitasnya bisa diatur, yang lebih berasa adalah haus setelahnya.

Tapi bener kan puasa masih #biketowork?

Iya.

Kalau bersepeda lebih sering sendirian atau rame-rame?

Untuk bike to work bareng rombongan Rocketers, kita sudah ada rute tetap, tempat kumpul dan waktu-waktu yang tetap serta komuniksi via grup (baca: group chat messenger). Jadi setiap orang biasa melaporkan diri jika mau riding dan jika sudah tiba di tujuan.

Ah, seru ya! Tapi latihan yang lain masih jalan juga kan?

Ya bike to work biasanya hanya latihan intensitas rendah, selanjutnya saya pergi ke gym atau track atau pool. Jadi sehari biasanya ada lebih dari satu olahraga.

Apa sih tips-tipsnya supaya saat puasa begini tetap bisa sepedahan dan menjalankan program latihan?

Hindari panas dan paparan matahari langsung saat berolahraga di periode berpuasa. Olahraga di dalam ruangan yang berpendingin udara lebih disarankan. Jika tidak memungkinkan berolahraga setelah berbuka, waktu yang lebih aman adalah mendekati waktu berbuka.

Jika saatnya melakukan long run, pecahlah jaraknya menjadi dua sesi lari. Sebagai contoh: satu sesi di pagi hari sebelum matahari terbit dan satu sesi di sore menjelang berbuka. Sesuaikan jadwal yang paling memungkinkan bagi kamu.

Lakukan adaptasi tubuh secara perlahan di awal-awal puasa, dengan cara berlari dalam jarak atau periode yang lebih pendek dari kebiasaan. Berlatih dalam intensitas rendah untuk melatih tubuh menggunakan energi dari lemak tubuh.

(Chaidir memberi tautan yang isinya ditulis ulang oleh penulis di sini)

Yang terakhir, ya. Apa yang membuat Kak Idir suka banget sama sepeda?

“Nothing compares to the simple pleasure of the bike ride” itu salah satu quote terkenal dari JFK yg sangat menggambarkan betapa bahagianya bersepeda. Bagi saya sepeda itu sangat-sangat menyenangkan dan olahraga yang bisa dilakukan berjam-jam tanpa merasa bosan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *