Saat mulai rutin melakukan lari, jarak memang menjadi prioritas kedua setelah durasi.

Para pelari pemula sebaiknya lebih mempertimbangkan durasi daripada jarak tempuh.

Leari yang efektif, terutama bagi pemula, adalah yang ditempuh dalam durasi 30 menit.

Namun, para pelari jelas wajib meningkatkan kemampuan lari mereka ini setelah berhasil dengan tingkatan pertama untuk rutin berlari selama 30 menit.

Peningkatan kualitas berlari pun wajib dilakukan secara bertahap.

Jika kita biasanya berlari selama 30 menit setiap tiga kali seminggu, kini tingkatkan menjadi empat kali seminggu.

Para pelari juga bisa menambah durasi lari mereka dari yang semula 30 menit menjadi 35-40 menit.

Untuk peningkatan jarak lari, hal ini bisa dilakukan per minggu.

Pada minggu pertama, pelari mungkin telah sanggup berlari sebanyak 20 kilometer setiap minggu.

Untuk minggu depannya, pelari bisa menambahkannya menjadi 20-35 kilometer setiap minggu.

Lakukan secara bertahap karena ini merupakan bagian krusial dari olahraga lari.

Jangan tergesa-gesa untuk menambah jarak dalam hari.

Pastikan saja bahwa peningkatan selalu ada dalam rutinitas olahraga lari setiap minggunya.

Para pelari akan lebih sukses dalam mencapai jarak tertentu jika tubuh terus beradaptasi secara bertahap.

Kuncinya adalah satu, yaitu konsistensi dalam meningkatkan jarak lari kita.

Semakin kita membiasakan kaki untuk berlari, maka kita akan semakin mudah untuk berkembang dalam olahraga ini.

Kini setelah memasuki tahap lanjut, para pelari tak boleh melupakan kiat-kiat untuk bisa bertahan dalam berlari.

Selalu lakukan peregangan sebelum lari dan atur lagu-lagu yang akan menemani larimu.

Dengan ini, tujuan kita untuk berlari akan semakin mudah tercapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *