Bugaraga.com – Monofin, merupakan alat yang lazim digunakan para penyelam ataupun perenang profesional. Tapi alat ini bisa saja digunakan untuk berenang, terutama jika ingin menambah kecepatan.

Alat yang ditemukan tahun 1970 ini akan memberikan efek daya dorong yang besar jika dilakukan dengan benar. Untuk menyesuaikan dengan alat ini, perenang harus memanjangkan lengan ke depan, mengunci kedua tangan serta mengunci kepala di antara bisep.

Pergerakan bergelombang dimulai di bahu, dengan amplitudo maksimum ke arah pinggul, kaki hampir tidak membungkuk untuk memindahkan gerakan ke monofin. Teknik ini disebut lonceng lumba-lumba.

Dengan perlahan menggerakkan permukaan monofin saat tenggelam, penyelam dapat menghasilkan dorongan dalam jumlah besar meski dengan gerakan kecil atau lambat.

Berenang dengan menggunakan monofin juga memberi sensasi tendangan ala lumba-lumba. Luas permukaannya akan memaksa punggung bawah untuk menendang, yang memperluas jangkauan tendangan. Bagian punggung bawah dan kaki akan bekerja ektra.

Bukan hal mudah untuk mencoba berenang dengan monofin. Jika tidak menguasainya dengan baik maka gerakannya akan terasa kaku. Tendangan lumba-lumba yang harusnya dihasilkan berasal dari tubuh bagian atas Anda-bukan lutut Anda. Jadi jangan bertumpu pada lutut.

Pelatihan dengan monofin memberikan manfaat untuk keselarasan tubuh. Berikut adalah lima langkah penting untuk meningkatkan teknik monofin Anda.

Langkah 1: Merampingkan
Perluas lengan sejauh mungkin dan tumpang tindih tangan, yang digenggam bersama ibu jari tangan atas. Posisikan kepala aman di bawah bisep sambil mengurangi ruang berbentuk segitiga antara lengan.

Langkah 2: Sinkronisasi Bongkok Leher dan Bahu
Di posisi tubuh saat ramping, bungkukkan leher dan bahu tanpa menjatuhkan tangan atau kepala. Gerakan ini untuk menjaga tubuh bagian atas dalam posisi yang lebih sejajar.

Langkah 3: Mendorong Kaki
Dengan tumit dan lutut sedikit tertekuk, paha depan dan kaki didorong ke bawah serempak dan dengan kekuatan yang sama.

Langkah 4: Posisi pinggul
Saat kaki mengendur, tubuh hingga pinggul harus dipaksakan untuk menciptakan kekuatan tendangan ke bawah. Jangan jatuhkan tangan tapi jaga agar tetap berorientasi ke depan dan sejajar dengan tubuh bagian atas dari pinggang ke atas.

Langkah 5: Gerakan pinggul
Pinggul ke depan untuk membantu menyapu tendangan optimis dan untuk mendapatkan tumit siap lebih cepat untuk pendarahan pendorong.

Bagaimana, tertarik untuk mencoba?
Monofin sendiri dapat dibeli dengan mudah di toko olahraga dengan kisaran harga Rp.400.000,- hingga Rp.1,5 juta rupiah untuk merk standart.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *