hiit indonesia

Bugaraga – Berbagai jenis varian penyakit baru yang mengancam saat ini menjadi motivasi sebagian besar orang  untuk menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga. Jenis olahraganya pun beragam. Bagi masyarakat urban, di tengah terbatasnya waktu akibat kesibukan serta kemacetan, olahraga simpel dan mudah tentu jadi pilihan.

Jenis olahraga yang bisa dilakukan dimanapun, tanpa harus ke gym. Freeletics jawabannya.  Anda bisa mencoba freeletics di alam terbuka, dan manfaat freeletics pun tak perlu diragukan lagi. Mulai dari meningkatkan ketahanan jantung, pembentukan otot, memperkuat daya tahan tubuh, hingga mempercepat pembakaran kalori. Lengan bergelambir menjadi kencang dan perut buncit mengecil.

Diperkenalkan oleh 3 orang asal Jerman, yakni Andrei Matijczak, Joshua Cornelius, dan Mehmet Yilmaz, pada 2013, freeletics menjadi populer  di dunia. Aplikasi freeletics tersedia di Appstore serta Google Play. Menu gerakan yang disajikan pun cukup sederhana, tak rumit, tapi cukup powerful untuk membuat Anda banjir keringat. Bagaimana tidak, jumping jack bisa dilakukan dengan 75 kali pengulangan, dan sebanyak 3 set. Praktis lemak pun “berguguran”.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, idealnya olahraga ini bisa dilakukan minimal 15 hingga 60 menit, dengan 3 sesi berbeda untuk setiap gerakan, antara lain high intension workout (gerakan latihan intensitas tinggi), training plans (rencana latihan), dan gerakan kombinasi. Untuk pemula, berikut beberapa jenis gerakan yang bisa dicoba. Aman serta meminimalisir resiko cidera.

Gerakan-gerakan Freeletics yang Bisa dicoba Untuk Pemula

  1. Push Up

Push up adalah gerakan mengangkat beban tubuh dengan otot kedua tangan. Gerakan ini akan melatih otot  bahu, trisep, dan dada.

  1. Sit up

Sit up merupakan salah satu jenis latihan olahraga yang melatih beragam otot. Tidak hanya otot perut, namun juga otot panggul, dada, pinggang bagian bawah, dan leher. 

  1. Squat

Sumber: hunkemoller.be

Gerakan squat adalah gerakan yang melatih keseimbangan tubuh dengan cara berjongkok dan berdiri. Gerakan ini melatih kekuatan otot paha dan juga keseimbangan otot perut.

  1. Plank

Plank adalah salah satu bentuk olahraga yang bisa Anda lakukan untuk memperkuat otot inti tubuh. Gerakan plank membantu membentuk otot di sekitar pinggang, meratakan perut, serta memperbaiki postur tubuh secara keseluruhan.

Sumber: Cult Beauty
  1. Burpees

Sumber: WatchFit

Gerakan burpee adalah gerakan berjongkok, berdiri, dan melompat. Gerakan burpee cukup ampuh untuk membakar kalori kita, karena hampir semua bagian otot di tubuh bekerja saat melakukan gerakan ini.

Bagi Anda yang belum terbiasa berolahraga secara rutin, bisa mencoba gerakan ringan seperti jalan kaki atau jogging sebelum melakukan program freeletics. Setelah tubuh “terbiasa”, Anda bisa melakukan gerakan yang diuraikan di atas, seperti push up, sit up, plank. Tak perlu terburu-buru, karena yang terpenting adalah gerakan yang dilakukan benar. Misalkan untuk plank, bisa dicoba secara bertahap, selama 20 detik pertama, meningkat jadi 30 detik, 40 detik, terus meningkat hingga 1 menit.

Jika sudah terbiasa dengan berbagai gerakan dasar dalam freeletics, Anda bisa melakukan program ini dalam 15 minggu. Jangan lupa untuk mencatat progress Anda. Sekecil apapun itu.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

 

Cover pic: Chronicle

 

Rahajeng Kurniawati
A lifelong learner who loves to run and travel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *