Buat banyak orang, liburan diisi dengan cara menghabiskan waktu bersama keluarga, termasuk di kolam renang atau wahana air lainnya. Bila berenang di kolam umum seharian, sebaiknya Anda lebih waspada dalam menjaga diri dan keluarga tetap sehat di kolam.

Waspada dengan Kesehatan Fisik Saat Berenang

Kenapa Anda harus waspada dengan kesehatan fisik saat berenang? Karena kolam adalah sarang kuman dan bakteri.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Dewan Kesehatan Amerika Serikat telah mengeluarkan himbauan yang aneh tapi sangat penting. Isinya, orang dilarang berenang di kolam renang umum saat mereka mengidap diare. Banyak kasus orang terkena diare yang disebabkan bakteri E-Coli karena menelan air kolam renang yang mengandung bakteri E-Coli.

Imbauan itu dibuat setelah sebuah laporan mengatakan bahwa delapan warga Amerika Serikat meninggal dunia dan 30.000 orang lainnya jatuh sakit akibat bakteri yang ada di kolam renang hotel antara tahun 2000 hingga 2014. Mayoritas penyakit datang dari parasit Cryptosporidium yang ada pada feses manusia. Parasit tersebut dipercaya dapat hidup pada air yang mengandung klorin dengan tingkat normal.

“Menelan air yang mengandung Cryptosporidium dapat membuat anak dan orang dewasa yang sehat menjadi diare selama berminggu-minggu, sakit perut, pusing, dan muntah-muntah,” kata kepala CDC program Healthy Swimming Michele Hlvansa seperti dilansir dari Daily Mail, (18/5/2018).

Hlavsa melanjutkan, klorin yang ada pada air kolam tidak dapat membunuh Cryptosporidium secara cepat. Maka dari itu, tidak masuk ke dalam kolam merupakan pilihan paling tepat.

Selan itu, alasan yang membuat air kolam tidak sehat adalah kadar pH yang tidak seimbang. Jika kolam tidak dimonitor dengan hati-hati, zat kimia yang disebut kloramin akan tumbuh subur di dalamnya, seperti dilansir askdrmanny.com.

Pada dasarnya, kloramin terbentuk dari campuran minyak, keringat, dan urine dengan air berklorin. Kloramin tak bisa membunuh bakteri sebanyak klorin dan justru membuat bau menyengat yang biasa kita cium di kolam renang.

Seperti diketahui, Dewan Kesehatan Amerika Serikat selalu mengeluarkan laporan resmi mengenai kolam renang umum setiap tahunnya. Secara rata-rata, ada 15 kejadian luar biasa atau sekitar 1.800 kasus penyakit diare yang diakibatkan berenang di kolam renang umum.

Secara mengejutkan, sekitar 493 kejadian dilaporkan selama 14 tahun terakhir dengan jumlah korban sakit mencapai angka 27.219 dan delapan orang meninggal dunia.

Lebih dari setengahnya terjadi saat musim panas atau saat di mana orang-orang banyak pergi ke kolam renang umum untuk menyegarkan tubuh mereka.

Hal-hal yang Harus DIperhatikan Sebelum Berenang

Untuk mencegah berjangkitnya penyakit di kolam, tak ada salahnya memperhatikan hal-hal berikut sebelum berenang.

  1. Jangan berenang bila sedang sakit

Menjauhlah dari kolam renang jika sedang sakit. Para pakar bahkan menyarankan untuk tidak berenang selama dua minggu bila kita sedang diare.

  1. Tes air kolam

Banyak kolam umum yang bermasalah dengan kadar klorin, jadi waspadalah selalu. Bila mencium bau menyengat dari kolam, sebaiknya tak usah berenang. Perhatikan pula apakah ada filter air yang pecah atau berkarat dan apakah dindingnya berlumut.

  1. Bilas diri sebelum berenang

Cara ini bisa menyelamatkan banyak orang dari penyakit, dengan membersihkan badan dari bakteri, kotoran, dan minyak.Berdasarkan survei dari Water Quality and Health Council, lebih dari 40 persen orang tidak membilas diri sebelum masuk kolam.

  1. Perhatikan anak-anak

Kita pasti sudah tahu bahwa anak-anak kecil buang air lebih sering dibanding orang dewasa. Jadi, bawalah anak ke kamar mandi setiap 30-45 menit. Pastikan untuk membilas diri lagi sebelum masuk kolam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *