Di zaman modern seperti ini, pergi ke pusat kebugaran kerap dijadikan
pilihan favorit untuk menjaga kesehatan tubuh.

Fungsi ke gym bukan sekadar untuk kesehatan. Di sana, anda juga bisa
bertemu orang baru yang mungkin nantinya bisa menjadi rekan bisnis.

Apakah anda mulai tertarik melakukan fitness? Boleh saja. Namun,
sebagai pemula, ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan agar
tidak menimbulkan efek buruk pada tubuh.

1. Pemanasan Itu Penting

Begitu tiba di gym, jangan langsung beraksi dengan alat-alat berat.
Awali kegiatan anda dengan pemanasan.

Kesalahan ini biasanya dilakukan oleh pemula. Begitu datang ke tempat
fitness, mereka langsung pegang dumbbell dan angkat-angkat beban.

Pemanasan adalah mempersiapkan tubuh sebelum melakukan aktifitas
fisik dengan cara meningkatkan suhu tubuh secara perlahan. Saat
pemanasan, detak jantung juga meningkat secara perlahan sebagai
persiapan sebelum melakukan aktifitas fisik yang lebih berat lagi.

Anda bisa pemanasan dengan cara jalan di treadmill selama 5-10 menit.
Tanda kalau tubuh sudah siap untuk aktifitas fisik yang lebih berat
adalah suhu tubuh mulai menghangat, detak jantung menjadi lebih
cepat, dan mulai muncul benih-benih keringat di wajah.

2. Peregangan Juga Perlu

Lakukanlah peregangan setelah pemanasan. Peregangan penting untuk
melenturkan otot kita.

Tidak perlu harus ditarik yang terlalu ekstrim takutnya malah cedera
nanti. Cukup di stretch/diregangkan sesuai dengan jangkauan gerakan
di daerah leher, bahu, pergelangan tangan, pinggang, punggung, dan
kaki.

3. Jangan Langsung Angkat Beban Berat

Setelah pemanasan dan peregangan apa langsung bisa angkat beban
berat?

Untuk amannya, cari beban yang bisa diangkat 15 kali repetisi untuk
set pemanasan. Tujuannya adalah supaya otot yang dilatih bisa
menyesuaikan diri lebih dulu dengan bebannya.

4. Jangan Hanya Melatih Bicep

Hal ini lumrah terjadi. Biasanya, orang datang ke tempat fitness dan
latihan selama 1 jam tapi yang diangkat cuma dumbbell untuk latihan
bicep 10 set.

Efeknya, keeseokan harinya otot bicepnya terasa sakit biasa sampai
lengan tidak bisa diluruskan dan mengganggu aktifitas.

Sebenarnya tujuan fitness mau apapun, baik itu mengecilkan atau mebesarkan badan, harus melatih otot di seluruh tubuh.

Otot bicep hanyalah salah satu otot kecil yang ada di tubuh dari sekian banyak bagian di tubuh kita.

5. Tetapkan Jadwal Latihan

Agar bisa mencapai target fitness yang diinginkan, harus memiliki jadwal latihan. Ya terlihat seperti sekolah ya harus ada jadwal latihannya.

Jadwal latihan sebenarnya dibuat agar kita tidak melatih otot yang sama secara berturut-turut di hari selanjutnya. Contohnya, kalau hari Senin kita latihan otot dada, kalau hari Selasa atau Rabu latihan lagi, maka otot yang dilatih adalah otot selain dada.

Tujuannya adalah biarlah otot dada menikmati waktu istirahatnya sambil memperbaiki sel-sel ototnya yang rusak. Nah, sambil menunggu otot dada kita pulih, kita bisa melatih otot yang lain seperti kaki atau punggung sehingga otot tubuh terlatih secara merata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *