Latihan olahraga secara rutin dalam sekali setiap hari jelas baik untuk kesehatan.

Banyak orang yang kemudian melipatgandakan frekuensi latihan setiap hari demi hasil yang lebih baik lagi.

Latihan olahraga ditingkatkan menjadi dua kali sehari demi hasil yang berlipat ganda.

Orang berpikir bahwa latihan olahraga dalam dua kali sehari langsung memberikan manfaat yang berlipat.

Asumsi ini ternyata terbukti tidak benar.

Program latihan olahraga dua ki dalam sehari kerap digunakan oleh para atlet profesional.

Mereka latihan kardio pada pagi hari lalu menjalani latihan kekuatan tubuh pada sore hari.

Trik ini berguna untuk para atlet melatih dua hal yang berbeda demi kondisi tubuh yang maksimal.

Jika kita bukan atlet profesional, kita tak boleh sembarangan dalam menerapkan program latihan olahraga dua kali dalam sehari.

Bisa-bisa, kita justru terlalu sering berlatih hingga dapat meningkatkan risiko cedera.

Latihan yang berlebihan atau melebihi kondisi kebugaran fisik sangat tidak baik bagi kesehatan .

Kita harus senantiasa tahu kondisi kebugaran tubuh untuk mengetahui jenis dan intensitas olahraga seperti apa yang kita butuhkan.

Olahraga secara intens dengan menaikkan frekuensi olahraga tak cocok bagi sebagian besar orang

Lagipula, tujuan dari latihan olahraga tercapai bukan hanya karena intensitas kita dalam berlatih.

Kita juga perlu memberi tubuh kita waktu yang lumayan panjang untuk pemulihan pasca-latihan.

Tanpa pemulihan atau waktu pemulihan yang sebentar membuat tubuh justru gagal mendapat manfaat latihan olahraga yang sesungguhnya.

Keseimbangan adalah kunci terpenting dalam mencapai sebuah tujuan olahraga.

Jika kebugaran tubuh dan tujuan olahraga tak butuh frekuensi yang intens, maka kita tak perlu olahraga dua kali dalam sehari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *