Terkadang, ada saatnya kita membutuhkan istirahat dari aktifitas lari. Bahkan pelari yang paling berdedikasi dan termotivasi dapat merasakan kejenuhan – atau cidera – yang akan memaksanya untuk berhenti berlari sementara waktu.

Apapun alasannya, mengambil waktu jeda sesaat dari lari dapat dilakukan tanpa kita harus kehilangan kebugaran. Berikut adalah cara-cara untuk tetap fit dan sehat selama rehat lari.

Mencoba Olahraga Lain

Beraktifitas dengan olahraga lagi, seperti sepakbola, basket, tenis, atau yang lainnya merupakannya cara terbaik untuk beristirahat dari lari secara mental. Kita akan dapat melupakan olahraga lari secara sejenak dan memberikan kesempatan pada diri kita untuk mengumpulkan semangat kembali sebagai persiapan siklus latihan selanjutnya.

Keuntungan lainnya adalah, meluangkan waktu untuk melakukan jenis olahraga lain dapat mengurangi resiko terkena cidera.

Ketika kita menghabiskan waktu 1 jam atau lebih dalam sehari tiap hari berlari dengan rute garis lurus, cepat atau lambat kita akan mengalami defisiensi dalam pergerakan lateral atau diagonal, dan juga kenaikan kecepatan secara tajam dan beban stres pada tulang.

Riset menunjukan bahwa pria dan wanita yang sering melakukan olahraga dengan bola memiliki 13% resiko cidera fraktur stres lebih rendah.

CrossFit Atau Program HIIT

CrossFit, HIIT (High Intensity Interval Training) dan program kebugaran lainnya dapat menjadi pilihan untuk tetap aktif ketika kita sedang rehat dari lari. Keuntungan dari CrossFit saat rehat adalah olahraga ini memberikan kesempatan buat tubuh kita untuk mengembangkan dan menguatkan area-area lain selain dari otot yang biasa kita gunakan saat berlari, sehingga kita tetap aktif dan bugar.

Aqua Jogging

Aqua jogging dilakukan dalam air dengan pergerakan yang meniru gerakan berlari. Kaki kita tidak menyentuh dasar kolam sehingga tidak ada beban stres sama sekali.

Studi menunjukan bahwa aqua jogging dapat membantu pelari untuk mempertahankan level kebugaran dalam berlari selama 4-6 minggu.

Oleh karena itu, jenis olahraga ini adalah alternatif sempurna untuk menjaga kondisi aerobic saat mengambil jeda dari lari.

Aqua jogging juga dapat dilakukan dengan variasi layaknya lari biasa. Dengan mempergunakan tali bungee, melakukan fartlek, atau ‘berlomba’ bersama teman, kita bisa mengaplikasikan berbagai jenis latihan agar tidak bosan.

Latihan Kekuatan Penunjang Lari

Kita dapat membangun kecepatan dan melindungi diri dari cidera dengan melakukan latihan kekuatan khusus untuk menunjang otot-otot yang digunakan ketika berlari. Namun perhatikan jenis latihan yang kita lakukan karena tidak semuanya tepat untuk pelari.

Sebenarnya latihan kekuatan atau latihan beban merupakan aspek wajib dalam program latihan semua pelari – bukan hanya pada saat rehat. Tapi seringnya pelari lebih memilih untuk fokus pada kegiatan lari saja dan meremehkan pentingnya latihan kekuatan, atau enggan melakukannya karena khawatir rasa pegal akibat latihan akan mempengaruhi kemampuan berlari.

Sekarang adalah saat yang tepat untuk memulai berlatih beban karena rasa pegal yang terasa tidak memiliki pengaruh negatif pada performa lari.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *