Sepasang payudara tidak membantu Anda dalam berlari. Mereka hanya mengikuti ayunan kaki Anda – memerlukan perlengkapan khusus dan dalam sejumlah kasus menyebabkan ketidaknyamanan dalam berlari.

Penelitian di 2013 yang dilakukan terhadap pelari wanita di London Marathon, 32 persen mengatakan mereka menyarankan nyeri di payudara yang kadang muncul. Dari jumlah tersebut, 17 persen di antaranya mengurangi latihan karena nyeri di payudara.

Tapi tidak semuanya tentang berita buruk. Para peneliti melanjutkan studi tentang gerakan payudara ketika para wanita berolahraga, teknologi bra selalu meningkat seiring berjalannya waktu, dan terdapat bukti jika berlari adalah hal terbaik bagi Anda – para wanita – untuk melindungi diri dari kanker payudara.

Berikut adalah delapan hal yang diketahui para ilmuwan dan wajib diketahui pelari wanita soal menangani dan merawat payudara Anda seperti dilansir Gofit (Bagian 2):

5. Apakah payudara menyusut?

Atlet yang baru menjalani program latihan lari sering merasa ada pengurangan ukuran payudaranya. Apa yang sebenarnya terjadi? Lari tidak mengurangi ukuran payudara Anda. Namun payudara disusun dari lemak dan jaringan serat.

Jadi, jika seseorang berlatih lari dan menerapkan pola makan yang bagus, mereka akan mengurangi kadar lemak tubuh secara menyeluruh.

Ini adalah alasan yang masuk akal untuk berpikir berlari bisa mengurangi ukuran payudara karena mereka mengurangi kadar lemak di anggota tubuh ini. Tetapi yang sebetulnya terjadi adalah pengurangan kadar lemak di seluruh tubuh, bukan bagian tertentu.

6. Tangani rasa nyeri

Terdapat beberapa jenis rasa nyeri di payudara – sebagian besar dari mereka bisa dijelaskan. Namun Anda tidak boleh mengabaikannya. Nyeri di payudara adalah rasa nyeri.

Banyak nyeri di payudara terjadi selama berolahraga karena mereka tidak mendapatkan penyangga yang memadai. Wanita yang memiliki payudara besar biasanya susah mendapatkan bra dengan kemampuan menyangga yang memadai.

Payudara sebagian wanita sangat sensitif ketika menjelang menstruasi. Ini sangat bervariasi dari individu ke individu. Jika rasa nyeri cukup mengganggu, Anda mungkin pelu melakukan latihan yang memberikan dampak rendah. Atau jika Anda merasa tidak nyaman, konsultasikan dengan dokter.

7. Ketidaknyamanan membunuh motivasi

Penelitian menunjukkan, ketidaknyamanan pada payudara bisa menghentikan keinginkan wanita untuk berlari. “Jika Anda salah memilih bra, Anda tidak akan mengayunkan kaki untuk berlari,” ujar Norris.

8. Risiko kanker lebih kecil

Penelitian terbaru menjelaskan hubungan antara latihan dan pengurangan risiko kanker payudara. Pencegahan utama adalah menjaga diri Anda tidak mengalami ancaman kanker. Pencegahan sekunder menjaga ancaman kanker datang kembali.

Untuk kanker payudara, terdapat bukti kuat bahwa pencegahan utama dan sekunder bisa dilakukan dengan berolahraga.
Penelitian di 2014 menunjukkan, lari mengalahkan jalan kaki untuk tingkat bertahan hidup dari kanker payudara. Latihan intensif lebih bagus dari latihan ringan di penelitian ini.

Delapan alasan ini sudah cukup bagi Anda – para wanita – untuk mengayunkan kaki di jalanan… tentu saja dengan menggunakan bra yang nyaman, aman, dan memberikan dukungan yang memadai.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *