Berlari adalah salah satu olahraga yang paling mudah untuk dilakukan karena bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, serta tidak memerlukan peralatan apapun. Selain itu, jogging dan berlari sangat baik untuk kesehatan jantung.

Menurut salah satu jurnal yang dimuat dalam Journal of the American College of Cardiology, orang yang sering melakukan jogging memiliki risiko lebih rendah untuk mengalami penyakit jantung jika dibandingkan dengan orang yang tidak biasa melakukan jogging.

Sama seperti olahraga lain, jogging bisa menguatkan persendian dan tulang Anda. Hal ini disebutkan dalam sebuah riset yang dilaporkan dalam Medicine and Science in Sports and Exercise, seperti dilansir Hellosehat.com.

Namun terkadang muncul hal yang tidak menyenangkan saat Anda jogging, seperti perut kram dan sakit. Kram perut adalah hal yang sering kali terjadi ketika sedang melakukan jogging. Apa yang menyebabkan kram perut saat berlari? Dan bagaimana mengatasinya?

Penyebab kram perut saat berlari

Rasa nyeri dan kram pada perut ketika berlari akan sangat mengganggu serta membuat mood untuk berolahraga turun. Ada beberapa hal yang bisa mengakibatkan kram perut terjadi saat Anda berlari yaitu:

1. Oksigen ke daerah otot perut menurun

Ketika Anda berlari, maka hampir seluruh tubuh bergerak, namun yang paling utama adalah gerakan kaki. Tubuh mengatur oksigen yang masuk ke tubuh untuk didistribusikan ke semua bagian otot yang dibutuhkan agar otot tersebut menghasilkan energi yang dipakai saat berlari.

2. Dehidrasi saat berlari

Jika Anda kekurangan cairan ketika berlari, ini dapat menyebabkan nyeri dan kram pada perut.

3. Otot perut lelah

Kram perut akan sangat sering terjadi pada pelari yang telah melewati jarak yang cukup jauh. Otot menjadi kelelahan, salah satu otot yang kelelahan adalah otot abdominal atau perut.

4. Gangguan pada sistem pencernaan

Bila Anda baru saja mengonsumsi makanan atau minuman sesaat sebelum berlari, maka bisa jadi hal itulah yang menyebabkan kram pada perut Anda. Beberapa penelitian bahkan menyatakan bahwa berlari menyebabkan gangguan sistem pencernaan lebih sering dibandingkan saat melakukan olahraga renang dan bersepeda.

5. Perut tertekan

Hal ini terjadi karena gerakan berlari dapat membuat ‘isi perut’ terdesak, berbenturan dengan organ-organ lain, kemudian membuat jaringan ikat perut meregang dan menimbulkan rasa sakit.

Bagaimana cara mencegah kram perut ketika berlari?

1. Atur napas dengan benar

Untuk mencegah kram, maka Anda harus mengatur napas Anda dengan baik. Yang Anda harus lakukan adalah mengambil napas dalam dalam. Letakkan telapak tangan Anda di perut dan kemudian ambil napas dalam-dalam. Pengaturan napas adalah salah satu cara untuk mencegah kram pada perut.

2. Jangan langsung olahraga setelah makan

Salah satu yang mengakibatkan kram otot adalah jadwal dan porsi makan serta jenis makanan yang dimakan sebelum melakukan olahraga lari. Maka yang harus Anda lakukan adalah memberikan jeda yang cukup banyak antara jadwal makan dengan berlari.

Anda bisa makan setidaknya 2 jam sebelum berlari, bahkan yang lebih dianjurkan adalah 4 jam sebelum jadwal lari. Hindari makan makanan yang berserat sesaat sebelum berlari. Lebih baik jika Anda mengonsumsi makanan berserat sehari sebelum atau setidaknya 4 jam sebelum berlari.

3. Pastikan Anda cukup minum

Kekurangan cairan atau dehidrasi ketika berlari bisa menimbulkan kram perut. Sehingga, usahakan untuk tetap mengonsumsi cairan yang cukup agar Anda terhidrasi dengan baik. Minumlah sebanyak 400 hingga 600 ml air mineral 45 menit sebelum melakukan olahraga.

Jangan lupa untuk menjaga tingkat hidrasi Anda selama melakukan lari dengan minum 60 sampai 120 ml air setiap 15 menit sekali. Selain itu, Anda juga bisa menyiapkan minuman olahraga atau sport drink yang mengandung kurang dari 10% glukosa. Minuman tersebut akan membantu menjaga Anda dari dehidrasi.

Lalu, bagaimana mengatasi kram perut yang telanjur terjadi saat berlari?

Jika Anda merasa kram pada perut saat berlari, maka cobalah untuk berhenti sejenak, mengatur napas, kemudian berjalan pelan-pelan. Ambil napas yang dalam selama 2 hingga 4 menit dan hal ini akan meringankan rasa kram yang muncul tiba-tiba.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *