Dalam kurun waktu 30 tahun terakhir, kelebihan berat badan atau obesitas telah menjadi masalah di berbagai belahan dunia. Salah satu indikator untuk menentukan apakah Anda termasuk dalam kategori obesitas atau tidak, adalah ukuran lingkar pinggang.

Ukuran lingkar pinggang normal untuk perempuan adalah 89 cm, sedangkan untuk laki-laki 101 cm. Penumpukan lemak subkutan dan viseral menyebabkan Anda memiliki ukurang lingkar pinggang di atas batas normal.

Dari semua total lemak yang terdapat dalam tubuh, sekitar 90% adalah lemak subkutan, yang berada di bawah kulit, sedangkan sisanya, sekitar 10% merupakan lemak viseral yang terdapat di berbagai organ tubuh. Dibandingkan dengan lemak subkutan, lemak viseral yang berlebih dapat membahayakan kondisi kesehatan Anda, yang memicu berbagai penyakit seperti gagal jantung, jantung koroner, serangan jantung, serta diabetes.

Jenis penyakit yang beragam tersebut secara tak langsung juga disebabkan oleh gaya hidup yang berorientasi pada “kemudahan”, yang merambat dalam berbagai hal, termasuk soal memasak. Dimana konsep memasak kini bergeser menjadi memanaskan makanan, dan ketahanan makanan jauh lebih penting dibandingkan dengan proses pengolahan makanan itu sendiri.

Akibatnya makanan dengan kandungan trans fat lebih banyak dibandingkan dengan zat gizi ini, turut andil dalam memperbesar ukuran lingkar pinggang Anda. Untuk membantu memperkecil lingkar pinggang Anda, berikut 6 rutinitas sederhana yang bisa Anda coba.

 6 Rutinitas Untuk Memperkecil Lingkar Pinggang

  1. “Kuasai” makanan Anda

Dengan memasak sendiri makanan yang akan Anda makan, maka dengan mudah Anda dapat mengontrol jumlah garam, gula, dan bahan apa saja yang akan Anda masukkan dalam makanan. Dan secara otomatis berat badan Anda juga akan terkendali.

  1. Ganti fast food dengan slow food

Berdasarkan penelitian, mengkonsumsi fast food dua kali dalam seminggu bisa meningkatkan resiko penyakit jantung koroner sebesar 56%. Untuk itu, ganti fast food dengan slow food. Penuhi kulkas Anda dengan makanan sehat, sehingga Anda tak tergoda untuk memesan makanan di restoran cepat saji saat jadwal Anda sedang padat-padatnya.

  1. Pikir ulang anggapan makanan sehat itu mahal

Sumber: Reader’s Digest

Perawatan kanker menghabiskan minimal 30 juta rupiah untuk setiap paketnya. Jadi, bukankah lebih baik jika nominal tersebut diinvestasikan untuk diri Anda sendiri? Salah satunya untuk keperluan makan, dengan memilih makanan yang sehat dan berkualitas yang baik untuk kesehatan.

  1. Pilih kualitas dibandingkan kuantitas

Banyak dari kita yang membeli makanan ukuran besar karena promo. Dan bisa ditebak efeknya, lari ke lingkar pinggang atau jadi sampah. Untuk itu lebih baik Anda membeli makanan dalam porsi kecil tapi punya nilai gizi yang baik buat tubuh Anda.

  1. Gerakan leg drop untuk memperkuat otot perut

Sumber: gethealthyu.com

Selanjutnya agar pola makan tak sia-sia, perlu diimbangi dengan olahraga. Tidak perlu mahal. Anda tak harus membayar iuran gym tiap bulan. Cukup melakukan gerakan leg drop secara rutin, untuk menguatkan otot perut. Caranya, awali dengan berbaring telentang di atas matras. Angkat kaki dari lantai sehingga paha tegak lurus dengan lantai, dan betis lurus dengan paha. Letakkan kedua telapak tangan di atas dada.

Selagi mempertahankan kaki dalam posisi ini, turunkan ke lantai dan sentuhkan tumit ke lantai, kemudian angkat kembali. Pertahankan posisi punggung tetap lurus di atas matras selama latihan. Ulangi gerakan ini semampu Anda.  Lakukan gerakan ini minimal 3 kali seminggu.

  1. Latih otot perut dengan latihan X crunch

Sumber: phoenixfit4life.wordpress.com

Latihan ini akan menguatkan otot perut bagian atas. Anda cukup berbaring telentang di atas matras sambil menekuk lutut dan menempelkan telapak kaki di atas lantai. Lipat telapak tangan di belakang leher, berusahalah agar jari-jari tangan bersentuhan dengan bahu.

Angkat bagian depan tubuh dari lantai hanya dengan otot perut dan tekuk tubuh Anda, kemudian turunkan tubuh kembali. Untuk menghindari leher Anda cidera, posisi dagu tidak boleh lebih dekat lagi dengan dada. Ulangi gerakan semampu Anda. Lakukan latihan ini minimal 3 kali dalam seminggu.

Ukuran lingkar pinggang bukan soal tampilan semata, karena angka yang tertera juga berdampak pada kesehatan Anda. Asupan nutrisi yang tepat dikombinasikan dengan latihan yang konsisten merupakan bentuk cinta Anda pada diri sendiri, sebagai upaya menjaga tubuh agar tetap bugar dan produktif.

Semoga bermanfaat.

 

photo credit: Groupon

Rahajeng Kurniawati
A lifelong learner who loves to run and travel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *