Cedera adalah guru yang terbaik. Dari cedera kita bisa lebih memahami tubuh dan kemampuan. Akan tetapi banyak juga yang mengabaikan cedera.

Saya mengakui saat sudah berlatih keras dan mendedikasikan waktu dan perhatian pada latihan tersebut karena memiliki suatu target, akan sulit jika tiba-tiba harus berhenti meskipun sifatnya sementara. Tapi latihan di saat kondisi cedera pun sulit dilakukan dengan maksimal.

Sebelum memaksakan tubuh untuk tetap menjalankan latihan, ada baiknya untuk berkonsultasi ke dokter. Mengetahui kondisi fisik yang sebenarnya tentu lebih baik. Semakin cepat mengetahui kondisi cedera, semakin cepat juga untuk proses pemulihan.

Janet Hamilton, C.S.C.S seorang ahli fisiologi olahraga mengatakan, “kita harus mendengarkan sinyal-sinyal yang diberikan oleh tubuh. Apabila menghiraukan salah satu sinyal yang diberikan tubuh seperti rasa sakit dan kita memaksakan diri, maka cedera yang ditimbulkan akan dapat bertambah, dan semakin parah.”

6 CEDERA UMUM YANG SERING TERJADI SAAT MELAKUKAN LATIHAN OLAHRAGA

Siapa yang menginginkan cedera? Saya dan mungkin semua mata yang sedang membaca ini juga tidak ada yang menginginkannya.

Tapi terkadang cedera datang seperti hujan di akhir pekan. Sesuatu yang tidak diinginkan. Apalagi sedang menikmati masa latihan untuk target di race medatang. Tapi kalau memaksakan tubuh untuk tetap latihan, justru akan membawa ke kondisi cedera yang lebih berat.

Ada beberapa cedera yang biasa terjadi saat melakukan program latihan. Daripada membawa ke kondisi lebih buruk, sebaiknya kita lebih mengenali lagi sebab dan efeknya jika terus dipaksakan.

#1. STRESS FRACTURES

Definisi: Fraktur stres atau lebih dikenal dengan bahasa umumnya stress fractures adalah retakan mikroskopik yang sering terjadi di kaki, pelvis, tibia, dan fibula. Pada saat muncul di kaki bagian bawah, cedera ini sering disebut shin splints. Gejala umum yang muncul adalah rasa sakit yang semakin parah pada saat ditekan di bagian tersebut, dan pada saat berlari atau melompat dengan satu kaki.

Penyebabnya: Stress fracture dapat terjadi sebagai akibat dari menempatkan beban pada tulang secara berlebihan. Umumnya terjadi pada olahraga high-impact seperti berlari.

Efek jika dipaksakan: Jika kondisi ini dipaksakan maka akan membuat retakan mikroskopik menjadi semakin besar dan bisa menyebabkan kondisi patah yang serius, yang harus ditanggulangi dengan operasi dan bedrest. Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter ataupun terapis, dan mengalihkan latihan ke low-impact seperti berenang ataupun bersepeda.

#2. PATELLAFEMORAL PAIN SYNDROME

Definisi: Patellafemoral Pain Syndrome sering disebut dengan istilah “Runner’s Knee”, yaitu kondisi dimana tempurung lutut (patella) bergesekan dengan tulang paha (femur). Gejala umumnya adalah rasa sakit di bagian depan lutut pada saat melakukan aktivitas dengan pergerakan di daerah ini, seperti turun dari tangga, squat, dan latihan lutut lainnya.

Penyebabnya: Ketidakseimbangan kekuatan pada otot yang diakibatkan tekanan berlebihan di bagian jaringan penghubung yang mengelilingi lutut. Hal ini dapat terjadi karena tekanan berulang pada saat beraktivitas dan umum terjadi pada wanita dan orang dewasa.

Efek jika dipaksakan: Apabila kondisi cedera patellafemoral ini dipaksakan, dapat menyebabkan kerusakan pada tulang rawan yang berada di bawah tempurung lutut. Apabila tulang rawan itu rusak, maka berisiko tidak bisa digantikan lagi. Konsultasikan cedera ke dokter atau terapis dan beralihlah ke latihan low-impact seperti berenang dan bersepeda.

#3. ACHILLES TENDON

Definisi:  Achilles Tendon adalah tendon yang paling kuat dan tebal di tubuh, yang menghubungkan bagian betis dan tumit. Akan tetapi bagian ini cukup sering mengalami cedera. Gejala umumnya timbul rasa sakit di tumit dan  ada pembengkakan di bagian belakang pergelangan kaki. Cedera yang akut bisa membutuhkan operasi untuk penyembuhannya.

Penyebabnya: Cedera ini timbul karena beban berlebihan pada tendon, dan umumnya terjadi pada orang-orang dengan otot betis yang lemah dan tegang. Pria lebih banyak mengalami cedera ini dibandingkan dengan wanita.

Efek jika dipaksakan: Cedera yang dipaksakan dapat membuat kondisi semakin kronis dan berisiko mengalami Achilles Tendinosis, yaitu kondisi sobek seluruhnya dari tendon. Dibutuhkan operasi untuk menyambungnya kembali. Terapi fisik adalah penanganan umum untuk cedera ini. Untuk sementara waktu latihan bisa dialihkan ke olahraga low-impact, seperti bersepeda atau berenang.

Pada saat pertama kali lagi akan memulai latihan lari, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Tunggu sampai rasa sakit itu hilang seluruhnya.
  2. Usahakan tidak melangkah terlalu lebar.
  3. Tetap berlari di permukaan yang datar.
  4. Mendarat dengan kaki bagian depan akan membuat beban pada tendon semakin meningkat, sehingga mendarat dengan kaki bagian tengah dan belakang akan dirasa lebih nyaman untuk orang yang habis terkena cedera ini.

#4. HIP PAIN

Definisi: Ada banyak macam cedera pada pangkal paha (panggul) pada atlet endurance, mulai dari pergeseran pangkal paha, tendonitis gluteus, illotibial band syndrome (ITBS), tendon yang sobek, dan fraktur stres di bagian pangkal paha.

Penyebabnya: Cedera ini pada umumnya terjadi karena kondisi core yang lemah, gluteal yang kurang stabil, intensitas latihan yang terlalu cepat yang tidak diikuti dengan penguatan tulang dan otot, dan juga karena posisi tulang dengan sendi yang tidak sesuai. Menemui terapis adalah salah satu cara untuk mengetahui penyebabnya dan menanggulangi cedera ini.

Efek jika dipaksakan: Pangkal paha adalah dasar yang menopang seluruh tubuh kita apabila melakukan aktifitas fisik, baik itu melakukan latihan berlari, berenang, squat, atau bersepeda. Dan rasa sakit apapun akan dengan cepat mengganggu keseimbangan tubuh dan akan dapat menyebabkan cedera-cedera di bagian lainnya. Selain itu banyak tendon yang menempel di bagian pangkal paha relatif sedikit dialiri oleh aliran darah, artinya proses penyembuhan atas cedera ini membutuhkan waktu yang lebih lama, terutama apabila kita terus melakukan latihan dan penekanan di bagian ini.

#5. HAMSTRING STRAINS

Definisi: Ketika mengalami rasa sakit mendadak atau ketegangan yang muncul pada kaki bagian atas atau bokong, hamstring strains muncul pada saat otot sobek. Sobekan ini dimulai dari yang mikroskopik sampai dengan sobek seluruhnya. Akan tetapi kondisi sobek ini tidak umum terjadi, dan membutuhkan penanganan dokter untuk melakukan operasi apabila terjadi.

Penyebabnya: Cedera ini terjadi karena tidak seimbangnya urat lutut (hamstring), otot paha depan (quadriceps muscles), dan glutes. Kondisi core yang lemah dan tidak melakukan pemanasan yang cukup juga merupakan salah satu penyebab cedera ini.

Efek jika dipaksakan: Cedera pada hamstring sudah dikenal menjadi penyebab isu-isu yang kronis. Sampai dengan rasa sakit itu berkurang atau hilang, lakukan olahraga cross-training yang tidak melakukan penekanan pada kaki yang berlebihan. Pilihlah olahraga yang banyak menggunakan tubuh bagian atas. Apabila rasa sakit sudah hilang, mulailah dengan olahraga low-impact seperti bersepeda, dan berenang. Perkuat latian core untuk menghindari cedera ini.

#6. LOWER BACK PAIN

Definisi: Cedera umum yang dialami atlet ataupun orang biasa yang bahkan tidak melakukan latihan apapun. Rasa sakit dari cedera ini dapat dirasakan di satu titik atau area yang meliputi bokong dan kaki bagian bawah. Cedera ini meliputi otot yang tertarik, tulang belakang yang terjepit, dan posisi syaraf yang bergeser.

Penyebabnya: Cedera ini umumnya juga terjadi karena core dan otot glutes yang lemah, dan umum terjadi juga dikarenakan pergerakan yang tidak sesuai polanya. Kondisi memaksakan otot bekerja berlebihan sehingga mengakibatan perubahan keseimbangan pada tulang panggul dan tulang punggung juga menjadi penyebab cedera ini.

Efek jika dipaksakan: Cedera ini apabila diabaikan dapat mengganggu pada pola latihan yang dilakukan dan juga mempengaruhi kualitas kehidupan seseorang. Konsultasi dengan terapis fisik dan dokter syaraf untuk menyembuhkan cedera ini. Lakukan gerakan-gerakan terapi untuk dapat meredakannya. Latihan penguatan otot perut dan latihan stretching untuk hamstring diperlukan untuk mencegah dan penanggulangan cedera ini.

One thought on “6 Cedera Umum pada Pelari yang Sebaiknya Tidak Dipaksakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *