Indonesia sudah memasuki musim hujan. Otomatis, cuaca menjadi dingin.

Di saat cuaca dingin, biasanya seseorang jadi malas bergerak dan memilih meringkuk di dalam selimut.

Jangan turuti rasa malas itu. Segera bangkit dan mulailah berolahraga.

Namun, olahraga atau lari di udara dingin pun tak sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika berlari melawan suhu dingin.

Dikutip dari MSN, berikut ini tips untuk tetap bisa berlari di suhu dingin dan berangin.

1. Lebih banyak lakukan pemanasan

Pemanasan adalah hal terpenting dari olahraga. Sebelum berlari, lakukan beberapa gerakan untuk meningkatkan suhu tubuh.

Berlari di treadmill dan berjalan bisa membuat badan terasa lebih hangat sebelum berlari mengelilingi taman atau menembus alam.

2. Tutupi kepala

Penggunaan topi atau penutup kepala sangat dianjurkan kala berlari di suhu dingin. Pasalnya, menutupi kepala dengan topi bisa mencegah hilangnya panas tubuh yang disalurkan ke badan.

Gunakan skarf juga bisa mengurangi panas tubuh yang hilang.

3. Perhatikan suhu dan angin

Sebelum berlari, cobalah cari informasi tentang suhu dan arah angin. Daripada kedinginan di luar ruangan saat berlari, lebih baik gunakan saja treadmill.

4. Pilihlah pakaian yang tepat

Pilihlah pakaian olahraga dengan lapisan sintetis bagian dalam yang bisa melepas keringat dari dalam tubuh.

Lapisan luar seharusnya terbuat dari nilon yang bisa membuat kulit tetap “bernafas”, namun juga tetap melindungi badan dari angin dan hujan.

5. Melawan angin

Salah satu cara untuk menghindari udara dingin adalah dengan melawan angin saat berlari sehingga keringat kita tidak langsung hilang. Dengan demikian, suhu tubuh tetap hangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *