Jenis lomba lari saat ini semakin beraneka macam. Lomba yang saat ini sedang tren adalah trail running.

Trail running adalah berlari di trek pegunungan atau alam bebas. Olahraga ini terbilang cukup ekstrem karena si pelari harus melewati medan yang menantang.

Jika Anda yang bosan berlari di aspal atau lintasa lari biasa, mungkin sudah saatnya untuk mencicipi trail running.

Bagi Anda yang mulai tertarik untuk mengikuti lomba trail running, ada beberapa peraturan yang perlu dipahami agar nanti tidak terkena diskualifikasi atau merugikan diri sendiri.

Aturan umum ini biasanya berhubungan dengan tanggung jawab peserta pada diri mereka sendiri. Nah, kira-kira apa saja aturan umum trail run yang harus Anda cermati?

Seperti dikutip dari Menshealth, berikut ini tipsnya:

1. Bekali dengan Pengetahuan

Mayoritas perlombaan trail run mengharuskan Anda untuk punya pengetahuan tentang trail run meskipun tidak dalam kapasitas sebagai seorang profesional. Setidaknya Anda harus paham bahwa medan atau rute selama berlari adalah perbukitan atau pegunungan sehingga akan ada rute ekstrim yang mungkin akan Anda temui selama berlari.

Jika Anda sudah punya pengetahuan atau pengalaman dalam hal trail run, pasti akan lebih memudahkan karena Anda sudah tahu apa saja yang harus dipersiapkan untuk menghadapi rute. Anda pun tidak akan merasa kaget atau mengalami kesulitan selama berlari.

2. Jangan Lupakan Perlengkapan

Ada beberapa perlengkapan wajib yang harus dibawa setiap peserta saat berlari. Jika tidak lengkap, panitia tidak akan segan mendiskualifikasi Anda.

Perlengkapan yang wajib adalah P3K sederhana, course map, timing chip, makanan dan minuman, headlamp, baju hangat, nomor peserta, jas hujan dan peluit. Semua itu semata-mata untuk kebutuhan peserta.

Anda pun boleh menambahkan barang lain, contohnya asuransi perjalanan. Hal ini dimaksudkan untuk berjaga-jaga jika terjadi kecelakaan saat berlari.

3. Jangan Memotong Rute

Hampir semua perlombaan melarang peserta untuk memotong rute. Selain dapat menyebabkan masalah kecurangan, hal ini juga akan meningkatkan resiko kecelakaan.

Jika Anda nekat untuk memotong rute, maka bersiap-siaplah terkena didiskualifikasi. Selain itu, jika memotong rute, dikhawatirkan Anda akan tersesat.

4. Peduli pada Lingkungan

Saat berlari di alam bebas, tentu Anda akan melewati hutan. Untuk itulah Anda dilarang membuang sampah sembarangan di sepanjang rute.

Ada juga rute yang melewati perkampungan warga lokal. Jadi, Anda harus menghormati mereka dengan cara tidak membuat kegaduhan saat melintas.

Jangan lupa pula buat menghormati setiap orang yang berpapasan dengan Anda, misalnya para warga lokal, panitia, peserta lomba lain, bakan pendaki gunung.

5. Jangan Paksakan Diri

Jika kondisi tubuh sudah tidak memungkinkan dan merasa tak sanggup untuk menyelesaikan lomba, maka berhentilah.

Jangan dipaksakan diri Anda untuk terus berlari karena itu justru bisa memberikan dampak buruk. Toh, tak ada aturan yang mewajibkan Anda untuk menyelesaikan perlombaan.

Seandainya Anda ingin berhenti, carilah pos panitia terdekat. Lalu sampaikan bahwa Anda ingin mundur dari perlombaan.

Biasanya panitia akan meminta kembali timing chip yang diberikan di awal perlombaan untuk pendataan. Untuk selanjutnya, jika Anda mengalami penurunan kondisi tubuh dan butuh pertolongan medis, maka panitia akan membantumu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *