Selama ini, pusat kebugaran atau gym identik dengan pria-pria kekar. Sebab, memang di sanalah tempat membentuk otot.

Hal itu pula yang menjadi penghalang wanita untuk menjejakkan kaki di gym. Mereka khawatir tubuh bakal menjadi berotot sehingga terlihat kurang menarik di mata pria.

Padahal, sejatinya gym tidak melulu soal pembentukan otot. Anda, kaum hawa, belum tentu bakal berubah menjadi kekar haya gara-gara berlatih di pusat kebugaran.

Sejatinya gym adalah tempat untuk olahraga. Bukan hanya untuk angkat beban berat, Anda juga bisa mendaftar aerobik, zumba, pilates, yoga, body language, body combat, dan lain-lain.

Berikut ini lima hal yang membuat berlatih di gym mengasyikkan. Jadi, tak ada lagi alasan bagi wanita untuk berlatih di gym.

1. Jangan Takut Berotot

Gym memang identik dengan dumbbell, barbell, dan alat-alat fitness lainnya yang membentuk badan. Tapi tenanglah, rutin menggunakan alat-alat itu di gym tidak akan membuat badan Anda tiba-tiba jadi seperti Ade Rai kok.

Wanita tidak memiliki hormon seperti cowok. Jadi, kalaupun Anda mau membentuk otot ala Ade Rai, Anda harus mau menjalani program latihan yang serius serta diet ketat.

Kalau cuma nge-gym 2-3 kali seminggu, 30-60 menit per sesinya, Anda tak akan berubah jadi berotot.

2. Lebih Dihargai

Hal ini paling sering dijadikan alasan para wanita untuk tidak mau daftar gym, yakni takut digoda cowok-cowok. Padahal, mayoritas laki-laki di gym lebih respek terhadap perempuan yang sedang olahraga di sekitar mereka.
Paling tidak, Anda tidak akan digoda atau kena catcalls sama cowok-cowok yang nongkrong di jalan.

3. Ajak Teman Berpengalaman

Kesulitan lain yang sering bikin Anda ragu pergi ke gym adalah Anda tidak tahu cara mengoperasikan alatnya. Anda merasa terintimidasi dan paling bodoh sendiri.

Solusinya mudah. Ajak saja teman Anda yang sudah lebih pengalaman untuk pergi nge-gym bareng.

Selain diajarkan cara memakai alat dan tahu fungsi-fungsinya, Anda jadi punya temannya juga ‘kan? Anda bahkan bisa bertanya secara random pada mereka yang sedang latihan di sampingmu.

Pilihan terakhir, Anda bisa meminta PT (personal trainer) secara gratis untuk memberimu latihan pertama di gym.

4. Gym Itu Tidak Membosankan

Yakin olahraga di gym itu membosankan? Semua bagian tubuh bisa Anda latih dengan berbagai macam alat yang ada di sana. Mulai dari bahu, trisep, bisep, sayap, dada, kaki, betis.

Anda bisa kombinasikan latihan per bagian tubuh ini dengan kardio (treadmill, sepeda, atau aerobik) setiap harinya. Misalnya Senin Anda melatih bahu, Selasa melatih sayap, Rabu dada, Kamis kaki, Jumat trisep-bisep, lalu Sabtu-Minggunya istirahat. Dijamin tidak monoton.

5. Sarana Menjaga Kesehatan

Inti dari melakukan aktivitas di gym adalah untuk hidup sehat. Penyanyi Andien, misalnya, pergi ke gym untuk tujuan ini.

Sebelumnya Andien sempat divonis sakit kanker payudara. Daripada penyakit itu kembali lagi, ia pun segera mengganti pola hidupnya dengan makan makanan sehat dan rajin nge-gym.

Jadi, coba deh pikirkan lagi apakah alasan Anda untuk malu atau enggan pergi ke gym itu termasuk logis. Justru seperti yang dipaparkan di atas, gym adalah salah satu tempat yang bisa bikin hidup kita lebih berkualitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *