Lari adalah olahraga yang sedang digandrungi warga Indonesia. Selain murah meriah, menyenangkan pula.

Semua orang tahu bahwa dibutuhkan pemanasan sebelum berlari agar tidak terjadi cedera pada tubuh.

Namun, tahukah Anda apa saja yang menjadi pantangan seusai menjalani olahraga lari?

Seperti dilansir dari Kompas.com, berikut ini hal-hal yang sebaiknya tak dilakukan seusai lari

1. Wajib Pendinginan

Setelah berlari, jangan langsung duduk atau tiduran.

Hal tersebut dapat menyebabkan otot kaku karena otot dalam kondisi panas dan denyut jantung masih kencang, sedangkan tubuh tidak bergerak.

Ada baiknya melakukan pendinginan pasca-berolahraga. Contoh, Anda bisa berjalan selama 10 menit.

Pendinginan membantu sistem otot dan saraf kembali memasuki keadaan santai.

2. Jangan Kalap

Beberapa orang merasakan lapar yang luar biasa ketika selesai berlari. Tapi ingat, jangan kalap.

Makan dengan tidak terkendali setelah lari membuat upaya Anda dalam berlari menjadi sia-sia.

Tetap kontrol makanan yang masuk ke tubuh Anda.

3. Jangan Lupa Minum

Olahraga, termasuk lari, menghabiskan banyak cairan tubuh.

Jadi, minum air mineral sangat penting untuk mengembalikan cairan yang telah terpakai.

Namun, Anda tidak perlu sepenuhnya mengganti cairan yang hilang tepat setelah lari dengan minum banyak-banyak.

Cukup pastikan tubuh Anda terhidrasi seperti biasanya.

Elektrolit yang hilang selama lari akan tergantikan dari makanan yang Anda konsumsi.

Menjaga hidrasi tubuh selama berlari juga menjadi suatu keharusan.

4. Segera Singkirkan Keringat

Jangan menunggu waktu lama untuk berganti pakaian ketika Anda mulai bermandikan keringat.

Sebab, jamur dari keringat yang menempel bisa menyebabkan infeksi atau jerawat pada tubuh.

Jangan pula menyeka wajah dengan tangan. Hal tersebut bisa membuat bakteri menyebar dan merusak kulit.

Selamat berolahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *