Bukan hanya lari atau olahraga di gym yang ampuh untuk menurunkan berat badan. Anda pun bisa melakukannya dengan renang.

Seluruh anggota badan bergerak ketika berenang sehingga kalori dalam tubuh banyak terbakar. Kerja jantung dan paru pun jadi lebih keras ketika melakukan kegiatan air satu ini.

Ada beberapa gaya dalam olahraga renang. Kira-kira, mana saja yang ampuh untuk menurunkan berat badan?

Dikutip dari Kompas.com, berikut ini gaya-gaya renang yang efektif untuk menurunkan bobot tubuh.

Gaya bebas

Tangan dan kaki gaya bebas bekerja mirip seperti gaya punggung. Tangan di putar bergantian kanan dan kiri sembari menggerakan kaki untuk bergerak maju. Bedanya, gaya punggung telentang, sedangkan gaya bebas tengkurap.
Gaya bebas memerlukan rotasi dari bahu hingga tangan mampu diayun ke depan sejauh mungkin dan selanjutnya bisa kembali menarik air sekuat tenaga.

Otot punggung bagian atas, bahu, latisimus dorcii, pectoralis, deltoid berperan dalam rotasi perputaran tangan gaya bebas.

Selain itu otot inti juga diperlukan. Semua gaya renang pasti akan melibatkan otot-otot inti ini. Otot inti berperan untuk membuat posisi streamline dan tubuh seimbang di dalam air. Streamline adalah posisi badan, tangan, dan kaki lurus sejajar seperti garis permukaan air.

Pada bagian kaki, otot pinggul, otot bokong, otot paha bergerak aktif membuat laju renang semakin cepat. Kalori yang dapat dibakar melalui gaya bebas ini sekitar 100 kalori tiap 10 menitnya.

Gaya katak (gaya dada)

Mungkin kita paling sering melihat orang berenang dengan gaya yang sering disebut gaya katak ini. Ketika melakukan gaya ini, otot-otot tubuh bagian atas maupun bawah akan sama aktifnya.
Saat melakukan tarikan tangan gaya ini ke depan dada sepenuh tenaga, kita menggerakan otot pectoralis, yakni otot yang berada di bagian dada. Termasuk juga, otot-otot di lengan seperti otot bisep.

Setelah menarik tangan ke depan dada, kita harus mendorong tangan Anda kembali ke depan dengan posisi yang lurus. Dorongan ini memerlukan keterlibatan otot bahu, dada, dan trisep.

Secara bergantian dengan tangan, kaki pun digerakan. Otot bagian bawah yakni kaki, bokong, paha akan terlibat dalam gerakan gaya dada.

Gaya dada atau gaya katak adalah gaya yang membakar lebih sedikit kalori dibanding gaya renang yang lain. Berenang gaya dada selama 10 menit membakar hingga 60 kalori.

Gaya kupu-kupu

Jika kamu belajar gaya kupu saat dewasa, percayalah pasti kamu akan menganggap gaya ini adalah gaya yang paling berat dilakukan. Gaya kupu melibatkan semua otot inti tubuh untuk bergerak melawan air.
Otot lastisimus dorcii otot besar yang datar berada di bagian punggung bagian tengah, ada di sisi kanan maupun kiri. Otot pectoralis, paha depan, paha belakang, serta otot bahu dan pinggul. Semua otot ini akan digunakan bersamaan dalam satu gerakan gaya kupu-kupu.

Banyaknya otot-otot besar yang aktif dalam gerakan gaya kupu, membuat gaya ini memicu kerja jantung dan paru-paru lebih berat untuk mendistribusikan oksigen. Kita pun akan mendapatkan pembakaran kalori terbanyak dari gerakan ini.

Sebenarnya, jumlah otot yang aktif terlibat dalam gaya bebas dan gaya kupu jumlahnya sama. Bedanya terlihat pada gerakan tangan.

Jika melakukan gaya kupu, kita akan menggunakan semua otot bersamaan baik tangan kanan dan kiri. Pada gaya bebas, otot digunakan bergantian antara tangan kanan dan kiri.

Karena itu, meskipun otot yang dilibatkan sama banyaknya, dari perbedaan gerakan bisa dilihat jika gaya kupu memerlukan kekuatan yang lebih besar daripada gaya bebas.

Itu mengapa, gaya kupu-kupu adalah gaya renang paling ampuh menurunkan berat badan. 10 menit saja berenang gaya kupu-kupu bisa membakar hingga 150 kalori. Besar sekali bukan dalam waktu yang hanya sebentar?

Jika kamu makan 1 porsi (100 gr) kentang goreng 312 kalori, dengan gaya kupu-kupu 10 menit kamu mampu membakar setengahnya. Tidak mengherankan dengan melakukan gaya ini dengan rutin, berat badan yang diimpikan cepat tercapai.

Gaya punggung

Gaya punggung adalah satu-satunya gaya dengan posisi telentang menghadap ke langit, sedangkan 3 gaya renang lainnya tengkurap ke dalam air.
Gaya punggung melatih otot-otot inti untuk menahan badan bisa seimbang dan lurus di permukaan air. Gerakan tangan berputar ke belakang dalam gaya ini juga membuat otot bisep bergerak paling dominan.

Tangan harus berputar terus bergantian untuk mendorong air dengan sekuat tenaga, sembari menggerakan kaki.

Gerakan kaki gaya punggung melibatkan banyak otot bagian bawah, dari otot pantat, otot paha hingga otot hamstring (3 jenis otot yang berada di sepanjang bagian belakang paha, di bawah panggul sampai ke arah bawah lutut).

Gaya punggung ini dapat membakar 80 kalori dalam 10 menit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *