Yoga tergolong dalam olahraga ringan. Kegiatan yang satu ini memang tidak terlalu menguras tenaga seperti lari, gym, atau lainnya.

Namun, bukan berarti yoga bisa diremehkan. Bila dilakukan tanpa arahan yang benar, maka resikonya adalah cedera.

Cedera dapat terjadi disebabkan beberapa alasan, salah satunya adalah melakukan gerakan yang salah.

Jangan memaksakan diri untuk meniru pose sulit yang dilakukan oleh instruktur yoga tanpa suatu proses atau pemanasan awal. Semuanya harus dengan suatu proses yang benar.

Seperti dikutip dari yogaindonesia.org, berikut ini cedera yang kerap timbul saat melakukan yoga.

Cedera Lutut

Dapat terjadi karena “overstretching”, sehingga ligamen (cartilage) tertarik dan sobek. Bisa terjadi pada pose Lotus (padmasana) yang dilakukan tanpa pemanasan dan stretching awal.

Pinggang bawah (lower back) dan bahu (shoulders)

Pinggang bagian bawah terasa sakit diakibatkan oleh otot tendon dan ligamen yang overstretching. Anda harus extra hati-hati pada penampang pada tulang belakang, yang biasanya terjadi cedera sewaktu melakukan pose forward bend twist dengan tidak benar.

Pergelangan tangan (wrists)

Pose downward facing dog (adho mukha svanasana), pose crane (bakasana) dan hand stand (Adho Mukha Vrksasana)memberikan tekanan yang amat besar pada pergelangan tangan. Hal ini menyebabkan rentan terjadinya keseleo apabila dilakukan terus menerus (dengan waktu yang lama) dan dengan posisi yang kurang benar.

Bagi penderita CTS (carpal tunnel syndrome) sudah pasti harus menghindari posisi yang menggunakan pergelangan tangan CTS adalah kondisi medis dimana syaraf di bagian lengan dan tangan terkompresi diakibatkan oleh penggunaan tangan.

Leher (neck)

Pastikan leher dalam keadaan relax dengan posisi otot memanjang sebelum melakukan pose plough (halasana) dan shoulder stand (Salamba Sarvangasana).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *