Berolahraga tanpa alas kaki? Mengapa tidak.

Sebuah penelitian menunjukkan adanya manfaat di balik berolahraga tanpa sepatu.

Hal tersebut dikarenakan kaki merupakan pusat saraf sehingga refleksi dan treatment pada kaki dalam aktivitas akan bermanfaat bagi organ tubuh secara keseluruhan.

Sebagai contoh, dengan berolahraga tanpa pelapis kaki, darah mengalir lebih lancar ke seluruh organ tubuh sehingga penyebaran energi bisa lebih maksimal.

Nah, berikut ini manfaat lain dari olahraga tanpa alas kaki:

1. Mengatasi insomnia dan meningkatkan kualitas tidur

Berjalan tanpa alas kaki dipercaya dapat memberi efek refleksi dan kesegaran yang luar biasa dan pada gilirannya akan menghadirkan energi positif sehingga dapat meningkatkan kualitas tidur.

2. Menguatkan sistem imun tubuh

Beberapa penelitian melansir bahwa rutin berjalan tanpa alas kaki dapat mengurangi produksi sel darah putih dan menambah kuantitas sel darah merah sehingga sistem imun tubuh dengan sendirinya menguat.

Tak hanya itu, berjalan tanpa alas kaki juga dapat menghindarkan resiko penyakit jantung dan stroke dengan lumpuh dan tidak berkembangnya hormon koristol serta lancarnya aliran darah ke seluruh organ tubuh.

3. Mencegah deformitas

Hal satu ini barangkali merupakan manfaat langsung yang berhubungan dengan kaki, yakni mencegah terjadinya deformitas atau perubahan bentuk kaki yang umumnya terjadi seiring bertambahnya usia atau aktivitas fisik yang padat.

Berjalan tanpa alas kaki dapat memperkecil kemungkinan terjadinya perubahan bentuk kaki ini, meluruskan jemari, meningkatkan fleksor kaki, dan mencegah terjadinya gangguan-gangguan di kaki.

4. Mengatasi gangguan persendian dan sakit kepala

Dibandingkan melakukan olahraga dengan alas kaki, olahraga tanpa alas kaki diyakini dapat memperkuat otot pergelangan kaki dan tidak membuatnya kaku dan malas.

Karena itu, cara yang demikian dapat menytabilkan otot-otot kaki dan menciptakan keseimbangan dalam kinerja otot, syaraf akan menjadi rileks dan tubuh akan berlimpah energi positif sehingga gangguan-gangguan persendian juga akan teratasi, termasuk nyeri haidl yang sering dialami perempuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *