Racing flats adalah sepatu atletik berbobot ringan yang didesain untuk race di jalan raya. Perbedaan racing flats dengan sepatu lari biasa adalah pada bagian tumitnya; racing flats –seperti namanya– memiliki tumit yang relatif rata atau flat.

Heel-to-toe drop pada racing flats berkisar 0-4 milimeter (bandingkan pada sepatu lari biasa yang berkisar 4-8 milimeter).

Bantalan racing flats juga lebih ringan. Semakin ringan bantalan, semakin ringan juga bobotnya.

Ini membuat beban yang harus diangkat kaki menjadi semakin ringan sehingga membuat pelari makin mudah melaju. Karena itulah, mengenakan racing flats saat race disebut-sebut bisa membuat pelari berlari lebih cepat. Dan karena itulah, racing flats kerap menjadi andalan atlet.

Tapi ini bukan berarti bahwa racing flats hanya untuk atlet. Di luar pro kontra racing flats, bila kamu sudah melakukan latihan dengan baik, tidak ada salahnya berinvestasi dengan memakai racing flats saat race. Berikut alasannya seperti dilansir runner.id:

1. Membuatmu lari lebih cepat

Kalau tujuanmu mengikuti race adalah meraih personal best dan kalau memangkas waktu bahkan beberapa detik berharga, maka sepatu ini cocok untukmu.

2. Bikin percaya diri

Unsur psikis –selain fisik– juga memainkan peran penting saat race. Mengenakannya saat berdiri di garis start dapat memberimu kepercayaan diri bak seorang atlet.

3. Membuatmu berada dalam “racing” mind set.

Mengenakan racing flats saat race mengingatkanmu bahwa hari ini lebih dari hari latihan pada umumnya; today is the day.

4. Make a statement

Dengan latihan yang tepat dan sepatu yang mumpuni, bukan tidak mungkin kamu bisa memenangkan race.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *