Cedera hampir menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kegiatan berolahraga.

Saat mengalami cedera, tentu kita merasa sedikit terpuruk.

Rasa sakit yang mengikuti menjadi sesuatu yang tak terelakkan.

Belum lagi konsekuensi untuk rehat sejenak dari aktifitas olahraga yang biasa kita jalani.

Cedera yang parah bahkan bisa menganggu fungsi tubuh secara keseluruhan.

Meski begitu, cedera tak selalu membawa dampak negatif bagi kita.

Kondisi ini bisa dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memahami beberapa hal lalu segera bangkit dan kembali menatap masa depan.

Cedera ternyata membawa banyak pelajaran

Berikut 3 pelajaran berharga yang bisa kita ambil kala mengalami cedera, baik yang parah maupun ringan:

  1. Kesempatan untuk mengenal tubuh sendiri secara lebih dalam

Cedera tak datang dalam waktu  semalam.

Biasanya, tubuh kita telah bekerja terlalu keras sehingga menimbulkan rasa sakit yang berlebihan.

Kita sering lalai dan menyepelekan tanda-tanda yang tubuh kirim saat tak lagi kuat menjalani olahraga keras.

Meski sakit, kita tetap melanjutkan lari dan terus memaksa tubuh untuk bekerja ekstra keras demi tercapainya tujuan olahraga kita.

Yang kadang kita sepelekan adalah tubuh memiliki kapasitas sendiri yang tak bisa dipaksa demi alasan egois.

Tubuh selalu mengirimkan tanda-tanda sebelum ia akhirnya tak kuat lagi menahan beban.

Semua tergantung cara kita merespons apakah akan istirahat sejenak atau terus memaksanya dengan konsekuensi parah.

  1. Kesempatan untuk memperlambat olahraga kita

Saat berolahraga dengan cepat, kita mungkin merasakan kepuasan pribadi.

Akan tetapi, hal ini juga menyebabkan tubuh rentan terhadap cedera.

Akhirnya, olahraga kita jadi terganggu dan justru terancam harus berhenti dalam waktu yang lebih lama.

Cobalah olahraga dengan pelan-pelan saat tubuh sudah mengirimkan tanda-tanda akan rasa sakit yang berlebih.

Dengan berolahraga secara pelan, pikiran akan menjadi lebih tenang.

Hal ini memudahkan kita untuk mendengar jeritan tubuh kita untuk kemudian memutuskan akan berlanjut atau rehat sejenak.

  1. Tak ada sesuatu yang permanen, termasuk cedera

Pada akhirnya, kita akan menyadari bahwa cedera pun akan sembuh pada waktunya.

Begitu pula dengan kekuatan tubuh kita untuk berolahraga.

Kita mungkin masih merasa kuat saat ini, akan tetapi kemampuan tubuh bisa berkurang dan sebelum terlambat, lebih baik untuk menyadarinya sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *