Saat lari maraton Anda setidaknya butuh sekitar 30 ribu langkah. Pada setiap langkah, kaki akan menahan beban 1,5 sampai 3 kali lebih berat dari bobot tubuh normal. Jaraknya yang cukup jauh pun membuat olahraga ini tidak bisa dilakukan asal-asalan.

Untuk itu, sebelum melakukannya Anda butuh persiapan khusus yang matang dari mulai fisik hingga mental.

Tak hanya persiapan, Anda juga tidak boleh menyepelekan proses pemulihan setelah mencapai garis finish.

Pasalnya, proses pemulihan yang tepat membantu Anda terhindar dari cedera dan berbagai masalah kesehatan yang mungkin terjadi.

1. Langsung duduk

Setelah berlari jarak jauh selama puluhan kilometer, hal yang tidak boleh Anda lakukan begitu mencapai garis selesai ialah duduk. Meskipun terlihat menggiurkan untuk duduk dan merebahkan diri, hal ini sangat bahaya untuk kesehatan Anda.

Kepala kedokteran olahraga dari NYU Langone Orthopaedics di Amerika Serikat, dr. Dennis Cardone menyatakan bahwa saat lari tubuh terus memompa darah dan oksigen ke otot-otot yang bekerja.

Saat Anda berhenti secara tiba-tiba dan duduk, darah akan mengumpul di tubuh bagian bawah. Kondisi ini bisa membuat kaki terasa kaku dan menurunkan tekanan darah yang bisa membuat Anda merasa pusing hingga pingsan.

Oleh sebab itu, hal yang perlu Anda lakukan adalah membiarkan tubuh terus bergerak ringan selama 10-20 menit setelah mencapai garis finish, misalnya jalan kaki. Dengan berjalan kaki, tubuh akan terus memompa darah melalui otot-otot sekaligus membersihkan semua sisa asam laktat yang terkumpul selama perlombaan.

2. Minum minuman beralkohol

Minuman alkohol sangat tidak disarankan setelah Anda melakukan lari maraton, terutama di 24 jam pertama. Pasalnya, mengonsumsi alkohol langsung setelah berlari bisa masuk ke aliran darah lebih cepat.

Akibatnya, otot akan sulit untuk pulih hingga membuat Anda sulit tidur karena rasa pegal yang sangat mengganggu.

Selain itu, minum alkohol saat perut kosong juga bisa membuat Anda lebih cepat mabuk dan bisa meningkatkan nafsu makan.

3. Makan berlebihan

Tubuh memerlukan energi untuk memecah dan mencerna makanan. Sementara saat Anda lari maraton, energi sudah terkuras habis.

Jika Anda langsung makan dalam jumlah besar, apalagi mengonsumsi makanan yang sulit dicerna seperti lemak, maka tubuh tidak akan mampu mencernanya. Oleh sebab itu, makanlah dengan porsi kecil secara perlahan.

Nutrisi yang terserap dengan baik akan membantu mempercepat proses pemulihan Anda. Selain itu, hindari makanan dan minuman dengan kadar asam yang tinggi seperti kopi atau jus jeruk sebelum makanan utama karena bisa menimbulkan masalah pencernaan pada perut kosong Anda.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *