Semua orang tahu bahwa olahraga itu baik untuk kesehatan. Namun, banyak orang enggan untuk melakukannya, sebagian besar beralasan karena terkendala waktu dan yang lainnya mengatakan tidak memiliki cukup motivasi.

Padahal sebenarnya, ada banyak celah untuk melakukan olahraga meskipun Anda sibuk. Menurut dr. Vito A. Damay Sp.JP M.Kes FIHA FICA, seperti dilansir klikdokter, salah satu jenis olahraga yang bisa Anda lakukan di kala sibuk adalah senam.

Dengan melakukan senam, Anda tidak perlu pergi ke pusat kebugaran atau tempat khusus, Anda cukup melakukannya di tempat kerja. Bahkan ada pula beragam jenis gerakan senam yang bisa Anda lakukan sambil duduk di kursi kerja.

Namun, jika Anda masih belum juga bersemangat untuk mulai berolahraga, berikut ini beberapa cara untuk membangkitkan motivasi Anda:

1. Ubah perspektif Anda soal tujuan berolahraga

Olahraga baru bisa dirasakan manfaatnya setelah Anda melakukan aktivitas ini dalam jangka panjang. Hal inilah yang terkadang membuat orang tidak termotivasi untuk melakukannya. Penelitian menunjukkan bahwa Anda dapat fokus untuk berolahraga apabila merasakan manfaatnya secara langsung.

Sebuah studi pernah meneliti wanita paruh baya yang memiliki tujuan olahraga untuk hidup lebih lama atau lebih sehat. Lalu, para ahli menemukan bahwa sebenarnya mereka kurang rajin berolahraga dibanding orang yang niat utama olahraganya untuk menghilangkan stres atau meningkatkan energi.

Dengan kata lain, jika olahraga dipandang sebagai suatu aktivitas yang dapat membantu Anda mengatasi beban pekerjaan yang menegangkan, itu lebih mungkin memotivasi Anda untuk berolahraga ketimbang melakukan olahraga untuk terhindar dari penyakit tertentu. Kuncinya adalah Anda harus lebih fokus terhadap manfaat jangka pendek dari olahraga.

2. Menentukan tujuan dengan jelas

Menetapkan tujuan spesifik dan terukur adalah sesuatu yang penting untuk membuat Anda terus termotivasi melakukan olahraga. Jangan tetapkan tujuan yang terlalu abstrak seperti ‘Saya akan rajin berolahraga’. Ganti target Anda dengan sesuatu yang lebih jelas, misalnya ‘Saya akan berjalan seminggu sekali sejauh 5 km’.

Tak hanya itu, tetapkan tujuan secara realistis. Lihat kemampuan tubuh, apakah Anda mampu melakukan olahraga itu.

3. Persingkat waktu olahraga

Tak punya waktu adalah salah satu alasan utama untuk tidak rutin berolahraga. Padahal ada jenis olahraga dengan periode waktu yang lebih pendek, yang cocok untuk orang sibuk. Namanya high-intensity interval training (HIIT). Waktunya memang lebih pendek tapi manfaatnya sama, atau bahkan lebih tinggi, dari latihan kardio intensitas sedang.

Tidak semua aktivitas HIIT dapat dengan mudah dilakukan. Meski demikian, berbagai macam olahraga dapat disesuaikan dengan HIIT, seperti berjalan kaki hingga bersepeda.

Tetaplah menjaga kebiasaan berolahraga, sesuaikan dengan waktu yang Anda miliki dan laksanakan hal tersebut secara konsisten. Olahraga yang dilakukan sekali-kali justru membuat badan terasa pegal-pegal, dan pada akhirnya Anda tidak mendapat manfaat yang maksimal dari berolahraga.*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *