Waktu pemulihan menjadi salah satu aspek penting setelah berolahraga.

Agar jadwal dan program olahraga berjalan lancar, tentu perlu adanya pemulihan dalam durasi yang pas.

Masalahnya, seseorang terkadang menjalani waktu pemulihan yang terlalu lama.

Bahkan, beberapa orang bisa membutuhkan 2 minggu sebelum melakukan kegiatan olahraga lagi.

Hal ini tentu menjadi kerugian besar bagi para pegiat olahraga.

Program olahraga yang semula sudah terencana dengan baik harus mengalami penundaan karena pemulihan kondisi fisik ternyata berlangsung lebih lama dari perkiraan.

Tetapi jangan khawatir karena ada beberapa cara untuk memperpendek waktu pemulihan ini.

Sebelum menyelesaikan masalah ini, alangkah lebih baik untuk tahu penyebab lamanya waktu pemulihan.

Biasanya, waktu pemulihan yang lama disebabkan oleh durasi latihan yang terlalu panjang.

Orang kerap berlatih berlebihan tetapi minim waktu pemulihan.

Untuk itu, aturlah agar latihan olahraga tak berjalan dalam durasi yang terlalu panjang.

Olahraga keras masih bisa dijalankan dengan syarat tak dilakukan dalam waktu yang terlalu lama.

Mulailah kurangi volume dan intensitas olahraga agar tubuh dapat beradaptasi secara bertahap.

Cara ini bukan berarti melarang untuk melakukan olahraga keras.

Hanya saja, alokasikan waktu yang lebih banyak untuk membentuk tubuh sebelum berolahraga berat.

Melalui cara ini, teknik lebih dibutuhkan daripada kekuatan tubuh.

Untuk memperpendek waktu pemulihan, usahakan untuk lebih fokus terhadap nutrisi selama berolahraga.

Begitu kita melakukan olahraga selama 30 menit, konsumsi bubuk protein yang mudah dibeli di toko-toko terdekat.

Selain itu, tambahkan dengan makanan yang berkabohidrat dan mudah diserap oleh tubuh.

Hal ini akan mempercepat pemulihan otot.

Yang terpenting, usahakan untuk selalu tidur 7-9 jam per hari.

Hal ini bukan tentang mencari waktu untuk tidur selama durasi tersebut, tetapi lebih kepada mengalokasikannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *